Jumat, 24 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 24 Mei 2013 | 12:49 WIB
KRISIS BAWANG
Harga Naik, Penjualan Bawang Putih Anjlok
Penulis : Harry Susilo | Selasa, 12 Maret 2013 | 21:33 WIB
Dibaca:
|
Share:
TRIBUNNEWS/HERUDIN Pedagang menunjukkan bawang putih yang dijualnya di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (25/2/2013). Saat ini harga bawang putih per kilogram meningkat drastis dari Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu akibat ketergantungan impor sebanyak 80 persen karena stok lokal yang masih kurang.

SIDOARJO, KOMPAS.com — Tersendatnya pasokan membuat harga bawang putih terus merangkak naik di pasar tradisional. Di Pasar Wadungasri, Sidoarjo, Jawa Timur, harga bawang putih naik dari Rp 15.000 per kilogram menjadi Rp 60.000 per kilogram.

"Harganya terus naik sejak dua minggu terakhir," kata Abdul Muhyi (35), pedagang bawang di Pasar Wadungasri, saat ditemui, Selasa (12/3/2013).     

Abdul mengungkapkan, kenaikan harga ini terjadi akibat pasokan tersendat. Bawang putih di pasar tradisional tersebut biasanya dipasok dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Akibat kenaikan harga ini, Abdul mengakui, penjualannya anjlok dari 200 kilogram per hari menjadi 30 kilogram per hari. Alasannya, konsumen mengurangi pembelian mereka.

"Saya tidak berani menambah stok. Yang ada saja dijual," ucap Abdul. Selain bawang putih, harga bawang merah juga naik di Pasar Wadungasri dari Rp 15.000 menjadi Rp 45.000 per kilogram. Abdul berharap, krisis bawang putih ini segera berakhir agar penjualan kembali normal.

Editor :
Robert Adhi Ksp