Selasa, 16 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

SKK Migas: Cadangan Migas Ditemukan di Tiga Sumur

Rabu, 13 Maret 2013 | 10:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — SKK Migas memastikan pengeboran tiga sumur eksplorasi di wilayah Indonesia Timur berhasil menemukan cadangan minyak dan gas bumi (migas).

Ketiga sumur tersebut, yakni sumur South Kecapi-1, blok Bontang, dengan operator Salamander Energy Pte Ltd, di lepas pantai Kalimantan Timur; sumur North Klalin-3, blok Bermuda, dengan operator Petrochina International di Salawati; dan Sumur Ajek-1 dengan operator Niko Resources di blok Kofiau, Raja Ampat, Papua Barat.

Nugrahani, Kepala Divisi Eksplorasi SKK Migas, mengatakan hasil uji kandungan lapisan sumur South Kecapi-1 berhasil mengalirkan minyak sebesar 6.000 barrel per hari dan gas sebesar 8 juta kaki kubik per hari. Adapun sumur North Klalin-3 berhasil menembus lapisan reservoir setebal 93 kaki.

"Hasil uji kandungan lapisan mengalirkan gas sebesar 7,8 juta kaki kubik per hari dan kondensat sebesar 240 barrel per hari. Sumur Ajek-1 berhasil menunjukkan adanya gas,” ujar Nugrahani, Rabu (13/3/2013).

Sepanjang 2012, SKK Migas telah melakukan pengeboran sumur taruhan eksplorasi (wildcat) sebanyak 60 sumur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 sumur mengandung hidrokarbon.

"Rinciannya, lima sumur mengandung minyak, 13 sumur gas, dan 10 sumur minyak dan gas. Rasio sukses 46 persen,” kata Nugrahani.

Berdasarkan data SKK Migas, selama periode 2010-2012 telah dilakukan eksplorasi sebanyak 165 sumur. Sebanyak 71 sumur dari 165 sumur yang telah dibor tersebut berhasil menemukan hidrokarbon.

"Rasio sukses pengeboran sumur eksplorasi di Indonesia periode 2010–2012 rata-rata 43 persen. Tren rasio sukses menunjukkan kenaikan,” jelas Nugrahani.

Nugrahani menjelaskan, SKK Migas akan mengeskplorasi sebanyak 144 sumur. Sumur tersebut terdiri dari 88 sumur onshore (darat) dan 56 sumur offshore (laut). (Adiatmaputra Fajar Pratama)

 


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: