Minggu, 20 April 2014

News / Bisnis & Keuangan

Queen Energy Operasikan Blok Loyak Talang Gula

Rabu, 13 Maret 2013 | 22:02 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Queen Energy Indonesia Loyak Talang Gula (QEI), perusahaan migas nasional, bekerja sama dengan PT Pertamina EP, mengoperasikan wilayah kerja Loyak Talang Gula yang berada di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Produksi blok itu pada tahun ketiga setelah beroperasi ditargetkan 1.500 barrel setara minyak per hari. Penandatanganan kontrak kerja sama antara PT Pertamina EP dan PT QEI Loyak Talang Gula telah dilaksanakan pada 28 Desember 2012 antara Presiden Direktur PT Pertamina EP Syamsu Alam dan Direktur PT QEI Loyak Talang Gula Tatang Wahyu Hidayat.

Demikian dijelaskan Anton, CEO Queen Energy Indonesia, dalam keterangan pers, Rabu (13/3/2013) di Jakarta.  

Area operasi Loyak Talang Gula memiliki tiga lapangan memiliki cadangan minyak 3 juta barrel (MMBO) untuk OOIP dan 162 miliar kaki kubik (BCF) atau setara 30 juta barrel setara minyak untuk OGIP. Sementara pengoperasian akan dilakukan pada 7 sumur.

Oleh karenanya, sebagai tindak lanjut QEI Loyak Talang Gula akan mengadakan survai seismic 3D untuk mendapatkan analisis modeling cadangan lebih lanjut untuk menentukan volume cadangan pasti.  

Area operasi Loyak Talang Gula terletak sekitar 170 km dari Palembang dan memiliki luas 15.24 km2 yang berlokasi di wilayah Muara Enim. Dalam tiga tahun sejak ditandatangani kontrak kerjasama operasi, QEI Loyak Talang Gula akan mengoperasikan kembali sumur-sumur yang sudah ada meliputi Candi Dua dan Candi Tiga.  

Estimasi target produksi setelah tahun ketiga adalah sebesar 1.500 BOEPD (Barrel oil Equivalent per day). Sebagai tindak lanjutnya, perusahaan akan melakukan seismic 3D sebagai studi lanjutan serta pembangunan fasilitas produksi.

Diperkirakan untuk melakukan kegiatan tersebut, QEI Loyak Talang Gula akan menghabiskan dana sebesar 7.750.000 dollar AS. Untuk produksi pada tahun pertama, PT QEI menargetkan 500 barrel oil equivalent per day dan akan dicapai pada pertengahan tahun 2014 dari sumur candi dua dan tiga.

Blok Loyak Talang Gula sendiri, lanjut Anton, merupakan lapangan migas pertama yang dikerjakan Queen Energy Indonesia dalam jangka waktu 15 tahun.


Penulis: Evy Rachmawati
Editor : Robert Adhi Ksp