Rabu, 16 April 2014

News / Bisnis & Keuangan

Harga Bawang Merah di DKI Jakarta Masih Tinggi

Minggu, 31 Maret 2013 | 22:04 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga bawang merah di Jakarta saat ini Rp 55.000 per kilogram, naik daripada pekan lalu Rp 45.000 kg.

Sebelumnya harga bawang merah sempat bertengger pada posisi Rp 65.000 per kg. Pada pertengahan minggu ini, pun harga sempat Rp 60.000 per kg.  

Demikian informasi yang diperoleh Kompas, Minggu (31/3) dari beberapa pedagang di  Pasar Kebayoran Lama, Pasar Mayestik, dan Pasar Senen, Jakarta.  Hampir semua pedagang yang ditemui mengatakan, turunnya harga bawang yang mencapai Rp 45.000 pada pekan kemarin hanya sekedar menghibur hati masyarakat. Mereka terus berharap agar pemerintah turun menangani pasokan bawang, agar harga kembali normal.  

Warmi (50), pedagang di Pasar Kebayoran Lama, mengatakan, perubahan harga bawang merah yang naik-turun dalam waktu yang singkat, merupakan bentuk ketidakseriusan pemerintah menyelesaikan kelangkaan bawang.  

"Kami menunggu saja perkembangan harga pasar. Kami tidak tau apa-apa tentang kebijakan pemerintah. Kami minta harga dapat distabilkan lagi," kata Warmi.  

Dengan fluktuasi harga yang terjadi saat ini, Warmi hanya menjual dua kilogram sampai tiga kilogram per hari, dari sebelumnya yang bisa 10 sepuluh kilogram. "Saya tidak mau mengambil risiko," ujar Warmi.

Bambang (30), salah satu penjual bawang merah di Pasar Mayestik, mengatakan, kenaikan harga itu sangat memukul banyak pedagang. "Kami menghadapi dilema, antara menaikkan harga dan kehilangan pelanggan, atau menjual menjual dengan sedikit mendaptkan keuntungan," kata Bambang.

Hal senada juga diungkapkan oleh Budi Sitepu (35), pedagang bawang di Pasar Senen. "Padagang sepertinya dipermainkan oleh pemerintah yang tidak bisa mengatur dengan baik," tegas Budi.  

Selain harga bawang merah, harga cabai rawit juga terus naik. Saat ini harga cabai rawit Rp 60.000 per kg. Sementara bawang putih masih dijual dengan harga Rp 40.000 per kg.


Penulis: Fransiskus Pati
Editor : Agus Mulyadi