Rabu, 23 Juli 2014

News / Bisnis & Keuangan

Ini Penyebab Harga Bawang Meroket Versi Mentan

Rabu, 3 April 2013 | 16:13 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Suswono mengatakan kenaikan harga bawang merah dan bawang putih tidak hanya disebabkan karena pasokan di pasar kurang. Namun hal tersebut disebabkan karena lahan untuk menanam bawang semakin berkurang.

Selama ini, Kementerian Pertanian hanya memaksimalkan produksi komoditas khususnya bawang untuk mencukupi kebutuhan konsumen di dalam negeri. Optimalisasi produksi bawang itu dilakukan dengan cara menambah area sawah sebesar 1.000-2.000 hektar.

"Dulu sebenarnya kita memilki area sawah sampai 20.000 hektar. Tapi karena dulu tahun 1998 era perdagangan bebas dan liberalisasi, maka semuanya dijual dan sebagian lahan dialihfungsikan ke yang lain," kata Suswono saat ditemui di Komisi XI DPR Jakarta, Rabu (3/4/2013).

Di sisi lain, kebijakan impor bawang putih yang semakin besar ternyata menekan harga bawang putih yang ada di dalam negeri. Sebab, harga harga bawang putih impor tersebut cukup murah sehingga harga bawang putih di dalam negeri tertekan.

"Sehingga sentra-sentra bawang putih kini semakin menurun. Ini yang sedang kita kembalikan, walaupun sebetulnya kualitas bawang putih lokal jauh lebih baik daripada kualitas bawang putih impor," tambahnya.

"Kita harus maklumi petani-petani kita, petani gurem. Produksinya dalam skala kecil. Sementara impor ini dari petani-petani raksasa, sehingga lebih efisien," tambahnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Didik Purwanto
Editor : Erlangga Djumena