Sabtu, 1 November 2014

News / Bisnis & Keuangan

Ini Syarat Jadi Menteri Keuangan

Jumat, 5 April 2013 | 08:01 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada sejumlah pertimbangan yang sedang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum memilih menteri keuangan yang baru pengganti Agus Martowardojo yang terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Hatta Rajasa, calon menteri baru itu harus memiliki kapasitas yang baik dalam mengamankan penerimaan negara karena menkeu itu merupakan bendahara negara.

"Yang namanya menkeu itu kan bendahara negara, maka yang pertama ia pertama harus mampu mengamankan penerimaan negara, pajak, dan nonpajak itu diamankan dengan berbagai policy-nya," ujar Hatta seusai menghadiri rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Kamis (4/4/2013).

Selain itu, Hatta mengatakan, menkeu baru juga harus memiliki kemampuan menjaga fiskal agar sehat, termasuk di dalamnya belanja dan hal yang berkaitan dengan sustainability fiskal. Presiden juga, ujar Hatta, menginginkan menkeu yang bisa berkoordinasi dengan baik dengan moneter. Artinya, menkeu baru harus memahami makro-policy, termasuk di dalamnya makroekonomi dan stabilitas ekonomi.

Presiden juga mempertimbangkan bahwa seorang menkeu harus mengetahui sektor riil. Artinya, bagaimana sektor rill ini bergerak. Ambil contoh sebuah perusahaan memerlukan insetif. Menkeu baru harus memahami itu dan memberikan insentif untuk bisa bergerak. Tujuannya ialah supaya pertumbuhan ekonomi tetap tinggi.

Selain itu, Hatta juga memberikan sedikit bocoran bahwa menkeu baru tidak jauh dari nama-nama yang beredar selama ini. Saat ini, nama-nama calon menteri keuangan yang baru dan beredar di media adalah Darmin Nasution, Gita Wirjawan, Chatib Basri, Mahendra Siregar, hingga Anny Ratnawati. (Noverius Laoli/Kontan)

Simak Artikel Terkait di Topik Mencari Menkeu Baru

Baca juga:
CT: Hanya Kami yang Bisa Bayar Tunai VIVA 100 Persen
Ini Tips Aman Bertransaksi Kartu Kredit dari BI
Dapat Tambahan Listrik, PLN Batalkan Pemadaman Bergilir

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Erlangga Djumena
Sumber: