Jumat, 31 Oktober 2014

News / Bisnis & Keuangan

Hatta Rajasa Diharapkan Sinergikan Kebijakan

Jumat, 19 April 2013 | 20:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penunjukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa sebagai pelaksana tugas menteri keuangan diharapkan lebih mensinergikan kebijakan fiskal dan sektoral. Ini penting dalam usaha percepatan pembangunan.

"Presiden melihat bahwa Pak Hatta memiliki kemampuan, memiliki pengalaman untuk lebih mensinergikan kebijakan fiskal dan kebijakan investasi, perdagangan, industri, dan lain sebagainya. Dan memang presiden menginginkan agar kebijakan di tingkat makro lebih terkait atau lebih tersinergi atau saling mendukung dengan kebijakan di sektor riil," kata Firmansyah, staf khusus Presiden. 

Selama ini, Firmansyah melanjutkan, sinergi  sudah berjalan baik. Cuma memang sekarang ini presiden lebih ingin meningkatkannya. 

"Sampai kapan (Hatta menjabat Plt menteri keuangan), tentunya kalau ada perubahan akan disampaikan presiden. Tapi yang jelas Pak Hatta diminta menjadi Plt menteri keuangan," kata Firmansyah.

Saat ditanya soal latar-belakang Hatta yang bukan ekonom, Firmansyah mengatakan, dua wakil menteri keuangan yang sudah ada selama ini akan membantu pelaksanaannya. Wakil Menteri Keuangan tersebut adalah Anny Ratnawati dan Mahendra Siregar.

Sejumlah tugas yang menunggu untuk dilanjutkan antara lain adalah proses pembahasan anggaran yang akan menjadi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2013 di internal pemerintah dan pengurangan subsidi BBM. 


Penulis: FX. Laksana Agung S
Editor : Robert Adhi Ksp