Rabu, 17 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

TLKM Akan Melepas Treasury Stock

Senin, 22 April 2013 | 09:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencoba memanfaatkan kondisi pasar saham yang sedang menanjak. Caranya, emiten yang kerap disebut Telkom ini akan melepas saham treasuri hasil aksi beli kembali (buyback) sejak 2005 - 2012.

Direktur Keuangan TLKM Honesty Basyir mengatakan, aksi ini sesuai dengan ketentuan dari otoritas, yaitu perusahaan wajib melepas treasury stock dari neraca keuangan. "Pelepasan akan dilakukan selama tiga tahun. Due date tahap I pada Agustus 2013," kata dia, Jumat (19/4/2013).

Saat ini jumlah treasury stock milik TLKM sebanyak 1,01 miliar saham. Pada tahap pertama perseroan ini akan melepas 211,3 juta saham. Honesty memproyeksi, nilai pelepasan saham bisa mencapai Rp 1,8 triliun.

TLKM bisa melepas saham treasuri tersebut dengan berbagai cara. Honesty menyebut dengan exchangable bond, dibagikan kepada manajemen dan karyawan sebagai MSOP, dijual ke pasar dan bisa juga dengan dijual ke investor strategis alias private placement.

Honesty menambahkan, cara lain dengan membatalkan (cancellation) atau mengeluarkan dari neraca. Sehingga, terjadi pengurangan modal. Namun, proses tersebut masih harus melalui persetujuan dari rapat umum pemegang saham berikutnya. Dia bilang, pada rapat umum pada hari Jumat (19/4) belum mendapat persetujuan terkait hal ini.

Bagi dividen

TLKM juga mendapat izin membagikan laba bersih menjadi dividen. Nilainya Rp 7,1 triliun atau Rp 369,1 per saham. Direktur Utama TLKM Arief Yahya mengungkapkan, TLKM juga telah membagi dividen tunai spesial Rp 1,3 triliun setara Rp 67,1 per saham. Total jenderal, TLKM membagi dividen Rp 8,4 triliun.

Laba bersih TLKM pada tahun lalu mencapai Rp 12,9 triliun. Sehingga, TLKM menahan laba Rp 4,5 triliun. Laba ditahan tersebut akan digunakan membiayai pengembangan usaha.

Pengamat pasar modal Yanuar Rizkie mengatakan, strategi pelepasan treasury stock TLKM yang paling tepat adalah dengan menjual ke pasar atau bisa juga dengan private placement. Sebab dua strategi tersebut menurut Yanuar menjadi langkah tepat menghasilkan laba yang optimal.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada menambahkan, rencana TLKM melepas treasury stock bisa menambah jumlah saham beredar makin banyak. Sehingga dananya bisa digunakan untuk membiayai ekspansi tahun ini. "Daripada menambah utang atau rights issue, lebih baik mengeluarkan saham mereka yang masih ada di ekuitas," saran Reza.

Apalagi, tahun ini Telkom akan ekspansi ke 10 negara. Harga TLKM, Jumat (19/4/2013), naik 1,30 persen jadi Rpp 11.700. (Agustinus Beo Da Costa/Kontan)

 

 


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: