Senin, 24 November 2014

News / Bisnis & Keuangan

Pengaduan Nasabah Perbankan Semakin Meningkat

Rabu, 24 April 2013 | 14:15 WIB

BALI, KOMPAS.com — Tren pengaduan nasabah dan pelaksanaan mediasi perbankan semakin meningkat tiap tahunnya. Hal ini disampaikan oleh Deputi Pimpinan Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III (Bali dan Nusa Tenggara) I Gde Made Sadguna saat acara Pertemuan Contact Person Perbankan dan Seminar Perlindungan Nasabah di The Stone Hotel, Bali.

"Tren dari tahun ke tahun semakin meningkat. Oleh karena itu, jadikan hari ini sebagai edukasi masyarakat," kata Made, Rabu (24/4/2013).

Made melanjutkan, hal tersebut merupakan suatu hal yang positif. Sebab, masyarakat semakin menyadari dan mengetahui kepada siapa mereka akan mengadu apabila menemukan permasalahan perbankan di lapangan.

Alasan lainnya ialah karena industri yang semakin meluas dan melebar, meningkatnya jumlah nasabah, kemajuan teknologi yang juga meningkatkan kriminalitas perbankan. Isu kriminalitas perbankan itu, kata dia, akan menjadi perhatian oleh BI.

"Kita bertekad meminimalisasi melalui preventive (edukasi, pengaturan) dan problem solving (bekerja sama untuk menyelesaikan masalah itu melalui mediasi). BI bersama bank-bank lainnya memiliki iktikad kuat untuk melindungi nasabah dan konsumen," kata Made.

Sistem pembayaran menjadi satu unsur yang paling banyak dikeluhkan oleh nasabah. Sistem pembayaran itu contohnya seperti ATM, kartu kredit, dan sebagainya. Pada tahun 2010, tercatat pengaduan sistem pembayaran sebanyak 662.244 pengaduan, pada tahun 2011 meningkat menjadi 826.712 pengaduan, dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 847.936 pengaduan.

Selain sistem pembayaran, pengaduan nasabah lainnya seperti penghimpunan dana, penyaluran dana, produk kerja sama, dan permasalahan lainnya. Tahun lalu, BI menerima sebanyak 884.454 pengaduan.

Lebih lanjut, Made mengatakan, dengan melihat fenomena semakin meningkatnya tren jumlah pengaduan nasabah itu, termasuk di Bali, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III memandang perlu untuk membentuk Forum Komunikasi Petugas Pengaduan Nasabah (FKP2N) yang beranggotakan contact person petugas penanganan pengaduan nasabah dari masing-masing bank umum dan perwakilan BPR di Bali.

"Dalam kesempatan ini, akan dimanfaatkan untuk meresmikan FKP2N Bali sebagai forum komunikasi pengaduan nasabah pertama di Indonesia. Kami mengharapkan forum ini menjadi wadah komunikasi antara petugas penanganan pengaduan nasabah bank dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III," ujar Made.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Erlangga Djumena