Rabu, 3 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

Juni, Allianz Perbanyak Jumlah Penyakit Kritis dalam Perlindungan

Senin, 29 April 2013 | 18:55 WIB

KOMPAS.com - Makin banyaknya kemunculan penyakit-penyakit kritis, termasuk flu burung, membuat perusahaan asuransi Allianz  Indonesia berencana memperkenalkan perlindungan terbaru pada produknya. Head of Market Management Allianz Indonesia Karin  Zulkarnaen mengemukakan hal itu pada Kamis pekan lalu di Jakarta saat memperkenalkan kepada masyarakat luas produk Dana KesehatanKu. "Kami dalam taraf memperbanyak perlindungan terhadap penyakit kritis,"kata Karin.

Meski mengatakan belum bisa memberikan nama produk dimaksud, Karin menambahkan kalau di dalam produk terbaru itu, kelak, jumlah penyakit kritis yang masuk dalam daftar perlindungan bakal lebih banyak. "Sampai sekarang kami punya daftar perlindungan untuk 49 jenis penyakit kritis,"tuturnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, Karin menambahkan, proses suatu penyakit bisa masuk dalam daftar perlindungan sejatinya berawal dari pengecekan ke pihak reasuransi. "Kami menanyakan ke reasuransi apakah ada penyakit baru yang selama ini belum mendapat perlindungan," jelasnya.

Secara rinci, kemudian, apabila informasi mengenai penyakit kritis terbaru sudah ada, proses selanjutnya adalah pendefinisian penyakit. Selanjutnya, pembuatan kontrak-konrak polis asuransi. "Dari situ juga kami menghitung harga premi,"imbuhnya.

Karin menerangkan lebih lanjut, usai penghitungan itu, perusahaan asuransi melaporkan calon produk itu ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapat persetujuan. "Setelah persetujuan keluar, barulah produk itu dipasarkan,"papar Karin.

Masih dalam penjelasan Karin, salah satu unggulan terbaru adalah perlindungan terhadap penyakit kritis yang membuat pemilik polisnya bisa mengklaim berkali-kali. "Bocorannya, produk itu akan keluar Juni mendatang,"kata Karin diplomatis.

Catatan sebagaimana disampaikan Karin, sampai kini, jumlah nasabah Allianz Indonesia sudah mencapai 400.000 orang. "Itu untuk pemegang polisi individu,"demikian Karin Zulkarnaen.

Allianz adalah perusahaan finansial yang berbasis di Munich, Jerman. Berbisnis utama di bidang asuransi, Allianz berdiri  sejak 1890.

Sementara itu, di Indonesia, Allianz berdiri sejak 1981. Bentuknya perwakilan. Pada 1989, berdiri PT Asuransi Allianz Utama  Indonesia. Lalu, pada 1996, institusi ini bertambah dengan berdirinya PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Sejak 2006,  Allianz Indonesia sudah mendirikan unit usaha syariah.

 


Penulis: Josephus Primus
Editor : Josephus Primus