Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dollar AS Melemah, Harga Emas Menguat

Kompas.com - 30/04/2013, 07:31 WIB

CHICAGO, KOMPAS.com  Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih mahal pada Senin (29/4/2013) waktu setempat, atau Selasa pagi WIB, dibanding sebelumnya. Kenaikan harga si kuning ini karena ekspektasi berlanjutnya kebijakan moneter longgar di antara bank-bank sentral utama.
     
Selain itu, melemahnya mata uang dollar AS juga memikat para investor kembali ke pasar logam berharga.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni bertambah 13,8 dollar AS atau 0,95 persen menjadi menetap di 1.467,4 dollar AS per ounce.
     
Harga emas telah membukukan keuntungan dalam enam dari delapan sesi terakhir. Logam mulia ini mencatat kenaikan lebih dari 4,2 persen selama pekan lalu, kenaikan mingguan pertama dalam lima minggu terakhir.
     
Analis mengemukakan, kebijakan moneter longgar dapat meningkatkan risiko inflasi dan manfaat emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Hal ini seiring dengan harapan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan menjadi sangat akomodatif.

ECB serta Federal Reserve AS akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter mereka pada minggu ini.

Emas juga menguat karena dollar memperpanjang pelemahannya pada Senin dengan indeks dollar ICE yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang global utama merosot menjadi 82,141 dibandingkan dengan 82,484 di Amerika Utara pada akhir Jumat.

Melemahnya dollar sering membantu mendukung harga komoditas karena membuat mereka lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya untuk membeli.

Mengingat latar belakang itu, perak untuk pengiriman Juli naik 37,8 sen atau 1,59 persen menjadi ditutup pada 24,166 dollar AS per ounce.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rupiah Melemah terhadap Dollar AS, Sri Mulyani: Lebih Baik dari Baht hingga Ringgit

Rupiah Melemah terhadap Dollar AS, Sri Mulyani: Lebih Baik dari Baht hingga Ringgit

Whats New
5 Minimal Saldo BRI untuk Tarik Tunai ATM Sesuai Jenis Tabungannya

5 Minimal Saldo BRI untuk Tarik Tunai ATM Sesuai Jenis Tabungannya

Spend Smart
Seleksi CPNS 2024 Dimulai Juni-Juli, Masih Ada 4 Instansi Belum Mengisi Rincian Formasi

Seleksi CPNS 2024 Dimulai Juni-Juli, Masih Ada 4 Instansi Belum Mengisi Rincian Formasi

Whats New
[POPULER MONEY] Indonesia Selangkah Lebih Dekat Gabung Klub Negara Maju | Pesan Bea Cukai ke 'Jastiper'

[POPULER MONEY] Indonesia Selangkah Lebih Dekat Gabung Klub Negara Maju | Pesan Bea Cukai ke "Jastiper"

Whats New
XL Axiata Ubah Susunan Direksi dan Komisaris

XL Axiata Ubah Susunan Direksi dan Komisaris

Whats New
Ketidakpastian Global Percepat Adopsi 'Blockchain'

Ketidakpastian Global Percepat Adopsi "Blockchain"

Whats New
XL Axiata Bakal Tebar Dividen Rp 635,55 Miliar

XL Axiata Bakal Tebar Dividen Rp 635,55 Miliar

Whats New
Instansi Pemerintah Diminta Segera Selesaikan Rincian Formasi ASN 2024

Instansi Pemerintah Diminta Segera Selesaikan Rincian Formasi ASN 2024

Whats New
Starlink Segera Beroperasi di RI, Telkom Tak Khawatir Kalah Saing

Starlink Segera Beroperasi di RI, Telkom Tak Khawatir Kalah Saing

Whats New
Pandu Sjahrir Ungkap Tantangan Industri Batu Bara, Apa Saja?

Pandu Sjahrir Ungkap Tantangan Industri Batu Bara, Apa Saja?

Whats New
Dukung Efisiensi Energi dan Keberlanjutan, Pupuk Kaltim 'Revamping' Pabrik Tertua

Dukung Efisiensi Energi dan Keberlanjutan, Pupuk Kaltim "Revamping" Pabrik Tertua

Whats New
Seleksi Sekolah Kedinasan Dimulai Mei, CASN 2024 Digelar Juni

Seleksi Sekolah Kedinasan Dimulai Mei, CASN 2024 Digelar Juni

Whats New
Indodax: Pencucian Uang dengan Aset Kripto Mudah Dilacak

Indodax: Pencucian Uang dengan Aset Kripto Mudah Dilacak

Whats New
Penjualan iPhone Anjlok Hampir di Seluruh Negara di Dunia

Penjualan iPhone Anjlok Hampir di Seluruh Negara di Dunia

Whats New
Menpan-RB Pastikan Seleksi CPNS 2024 Bebas Joki dan Titipan Pejabat, Ini Alasannya

Menpan-RB Pastikan Seleksi CPNS 2024 Bebas Joki dan Titipan Pejabat, Ini Alasannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com