Senin, 22 Desember 2014

News / Bisnis & Keuangan

Moody's: SMBC Kurang Pengalaman Berbisnis Bank di Indonesia

Senin, 13 Mei 2013 | 15:40 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga pemeringkat Moody's menilai Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) kurang berpengalaman menjalankan bisnis perbankan di Indonesia, menyusul langkah pembelian terhadap PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN).

Dalam penjelasan resmi yang dirilis Senin (13/5/2013), Mutsuo Suzuki, Senior Vice President, Moody’s Investors Service mengungkapkan selama ini SMBC hanya berpengalaman menjalankan bisnis di kawasan maupun perusahaan yang masuk kategori investment grade, yang dalam hal ini masih terafiliasi dengan Jepang.

"Dengan mengakuisisi BTPN (Bank Tabungan Pensiunan Nasional), SMBC masuk ke pasar yang sama sekali baru, dan bank tersebut kurang berpengalaman mengembangkan bisnisnya di negara-negara seperti Indonesia dengan menggarap kredit mikro," ujarnya.

Namun demikian, kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan SMBC dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia. Moody's juga menilai bahwa bank asal Jepang tersebut akan melakukan transfer knowledge pada bank yang diakuisisi tersebut.

Pekan lalu, SMBC menyatakan bakal mengakuisisi kepemilikan saham hingga 40 persen saham BTPN. Untuk tahap pertama, bank asal Jepang tersebut akan mengakuisisi sebesar 24,6 persen, dan sisanya 15,74 persen akan diselesaikan setelahnya.

 


Editor : Bambang Priyo Jatmiko