Jumat, 19 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemerintah Gandeng Bulog

Senin, 13 Mei 2013 | 19:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, pemerintah menggandeng Bulog untuk menstabilkan harga daging sapi yang saat ini bertengger di level Rp 90.000 per kg.

Kebijakan itu dilakukan untuk menjaga kebutuhan bahan pokok yang berpotensi naik menjelang dinaikkannya harga bahan bakar minyak (BBM) serta puasa dan Lebaran.

"Kami akan lakukan operasi pasar daging sapi untuk menjaga kenaikan harga pokok terkait inflasi dan akan bekerja sama dengan Bulog dan Menteri Pertanian dengan menjaga ketersediaan pangan," katanya di Jakarta, Senin (13/5/2013).

Mengenai potensi operasi pasar, Hatta menjelaskan, pergerakan harga daging sapi menunjukkan deflasi, pengecualian jika dibandingkan cabai merah dan bawang putih. "Harga daging masih ada potensi penurunan, ini yang kami coba jaga, sedangkan cabai merah dan bawang putih masih tinggi," tuturnya.

Potensi deflasi tampak dari penurunan harga daging sapi sebesar Rp 91.500 per kilogram menjadi Rp 91.200 per kilogram. Penurunan ini menunjukkan kebutuhan pasokan yang mulai mencukupi dan berusaha dijaga di Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per kilogram.

"Kalau dua tahun lalu, harganya kan Rp 70 ribu per kilogram. Ini yang coba kami atasi dengan operasi pangan ini. Mungkin di kisaran Rp 70.000 hingga Rp 80.000," paparnya.

Mengenai besaran cadangan sapi yang akan ditentukan, Hatta menolak menjelaskan. Soal suplai Bulog, ia memperkirakan akan menyuplai sekitar 7 persen-10 persen dari kebutuhan pangan secara nasional. (Arif Wicaksono/Tribunnews)


Editor : Bambang Priyo Jatmiko
Sumber: