Rabu, 23 Juli 2014

News / Bisnis & Keuangan

Bahas Outsourcing, Dahlan Segera Kumpulkan BUMN

Kamis, 16 Mei 2013 | 10:36 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan segera mengumpulkan seluruh perusahaan BUMN untuk membahas soal tenaga alih daya (outsourcing) dan upah karyawan BUMN.

"Kita akan rapat besar di BUMN, menjelaskan tentang outsourcing dan upah minimum karyawan BUMN. Rapatnya tanggal 19 Mei ini," kata Dahlan selepas memimpin Rapat Pimpinan BUMN di kantor Angkasa Pura I Kemayoran Jakarta, Kamis (16/5/2013).

Dahlan menambahkan rapat ini juga akan diikuti oleh partner perusahaan BUMN. Sehingga harapannya tidak ada lagi masalah soal perhitungan nasib karyawan outsourcing sekaligus upah minimumnya.

Dalam rapat besar nanti, Dahlan akan memaparkan konsep ideal tenaga outsourcing sekaligus mekanisme penentuan upah minimum yang tentu saja akan ditentukan sesuai dengan upah minimum provinsi masing-masing. Namun sayang, Dahlan masih enggan membocorkan konsep ideal tentang outsourcing dan upah minimum karyawan BUMN tersebut.

Tapi konsep ideal ini pernah akan diterapkan di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat Dahlan menjabat sebagai Direktur Utama PLN saat itu.

"Dulu konsep ini saya rencanakan akan diterapkan di PLN di tahun ketiga saya di sana. Tapi karena baru tahun kedua saya menjadi Menteri BUMN, maka belum jadi diterapkan," tambahnya.

Setelah merenungkan sejak lama, Dahlan menganggap bahwa konsep ideal tentang outsourcing dan upah minimal tersebut masih sesuai dengan kondisi saat ini. "Ini masih sangat relevan dengan kondisi saat ini, meski konsep itu sudah saya pikirkan sejak saya menjadi Dirut PLN dulu," tambahnya.

Seperti diberitakan, beberapa karyawan perusahaan BUMN melakukan demo akibat ketidakpuasan perusahaan BUMN dalam mengatur nasib karyawan outsourcing sekaligus upah minimalnya. Saat ini, BUMN akan memberikan panduan khusus tentang tenaga outsourcing dan upah minimum di seluruh perusahaan BUMN.


Penulis: Didik Purwanto
Editor : Erlangga Djumena