Rabu, 30 Juli 2014

News / Bisnis & Keuangan

Net TV Sudah Siaran, KPI Tak Dapat Pemberitahuan

Selasa, 21 Mei 2013 | 13:03 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Belakangan ini, ada sebuah stasiun televisi yang baru muncul di layar kaca Anda, namanya Net TV. Dengan status siaran percobaan, Net TV milik PT Net Mediatama Indonesia itu kini sudah menayangkan beragam konten.

Perlu diketahui, siaran percobaan Net TV itu dilakukan dalam menyambut acara peluncuran resmi Net TV yang dilakukan 26 Mei 2013 mendatang. "Siaran percobaan sudah sejak tanggal 18 Mei kemarin," ujar salah satu karyawan NET yang tidak mau disebutkan namanya kepada KONTAN, Selasa (21/5/2013).

Dia juga membenarkan bahwa perusahaannya akan meluncurkan stasiun televisi pada 26 Mei mendatang. Namun, sayang, Komisi Penyiaran Independen (KPI) tak mendapatkan pemberitahuan resmi terkait hadirnya stasiun televisi baru itu.

Dadang Rahmat, Komisioner KPI, mengatakan, sampai kemarin (20/5/2013), pihaknya belum menerima laporan ada stasiun televisi Net TV. Selain itu, dia mengaku belum mendapatkan pemberitahuan tentang kabar akuisisi stasiun Spacetoon oleh Net TV.

"Sampai sekarang kami belum menerima soal perubahan kepemilikan dan program acara Spacetoon," ujar Dadang kepada KONTAN, Senin (20/5/2013). Dia menyatakan, jika ada perubahan kepemilikan, seharusnya KPI mendapatkan pemberitahuan.

Sebab, kata Dadang, perubahan kepemilikan merupakan sesuatu hal yang paling sensitif di ranah penyiaran yang memakai frekuensi publik.

Izin siaran tak boleh diperjualbelikan

Tak hanya soal status kepemilikan saham stasiun televisi yang harus dilaporkan ke KPI. Jika ada pergantian isi siaran, itu pun harus dilaporkan ke KPI. Bahkan, kata Dadang, perubahan alamat kantor juga harus dilaporkan ke KPI.

Selain itu, Dadang juga mempertanyakan proses pemakaian frekuensi Net TV yang sebelumnya dikabarkan memakai izin Spacetoon. Menurut Dadang, izin siaran Net TV tidak bisa dibeli dari stasiun TV lainnya, termasuk dari stasiun televisi Spacetoon.

Sayangnya, Dadang enggan menjelaskan lebih detail, termasuk lebih lanjut soal sanksi jika ada stasiun TV yang melakukan jual beli izin siaran tersebut.

Sebelumnya, sumber KONTAN lainnya di Net TV mengatakan, stasiun televisi yang didirikan eks bos Trans TV, Wishnutama, yang mengandeng Indika Energy, bersiaran dengan menggunakan frekuensi milik Spacetoon yang telah diakuisisi.

Sayang, sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari Wishnutama selaku pendiri dari Net TV. Panggilan telepon dan pesan singkat yang dikirim belum mendapat respons. (Oginawa R Prayogo/Kontan)

 


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: