Jumat, 28 November 2014

News / Bisnis & Keuangan

Bursa AS Masih Merah

Jumat, 24 Mei 2013 | 07:21 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham di Wall Street berakhir sedikit lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), sedikit terkena dampak aksi jual di pasar Asia dan Eropa yang dipicu oleh kejatuhan indeks Nikkei Jepang.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 12,67 poin (0,08 persen) menjadi 15.294,50. Dow sempat dibuka melorot ke level terendah antar-sesi di 15.180, sebelum akhirnya berhasil merangkak naik mendekati level hijau.

Indeks berbasis luas S&P 500 juga sempat kehilangan 1,1 persen pada pembukaan perdagangan, tetapi ditutup pada 1.650,51, turun 4,84 poin (0,29 persen). Indeks komposit saham teknologi Nasdaq ditutup 3,88 poin lebih rendah (0,11 persen) pada 3.459,42.

Kerugian yang jauh lebih kecil daripada di Prancis, Inggris, Jerman dan Hong Kong, yang masing-masing turun lebih dari dua persen, serta Nikkei jatuh 7,3 persen, dipicu oleh data yang menunjukkan aktivitas manufaktur di China mengalami kontraksi pada Mei untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan, tanda lain dari kelemahan pemulihan China.

Hugh Johnson dari Hugh Johnson Advisors mengatakan investor menyimpulkan Federal Reserve tidak akan mengurangi langkah-langkah stimulus "tiba-tiba dan semua bersama-sama", setelah beberapa mengkhawatirkan tentang arah Fed menyusul kesaksian Ketua Fed Ben Bernanke di Kongres pada Rabu.

Kinerja pasar saham AS yang relatif kuat, juga setelah laporan menunjukkan bahwa penjualan rumah yang baru dibangun melonjak dan klaim pengangguran AS turun.

Boeing naik 1,9 persen setelah regulator China memberi "lampu hijau" kepada Boeing 787, berpotensi membuka pasar yang besar bagi raksasa kedirgantaraan itu.

Merck naik 1,3 persen setelah sebuah panel penasehat Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) merekomendasikan persetujuan atas obat insomnianya, suvorexant, dalam dosis moderat. Perusahaan mengatakan pihaknya sekarang "satu langkah lebih dekat" untuk memenangkan persetujuan untuk obat tersebut.

Hewlett-Packard melonjak 17,1 persen setelah melaporkan laba per saham 87 sen, di atas 81 sen yang diperkirakan oleh para analis.

Jaringan toko pakaian  AS rue21 melonjak 23 persen setelah mengumumkan bahwa pihaknya akan diakuisisi oleh dana-dana yang dinasehati oleh perusahaan ekuitas swasta Apax Partners senilai 1,1 miliar dollar AS.

 


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: