Rabu, 20 Agustus 2014

Ekonomi / Bisnis

9 Perusahaan Indonesia Raih Penghargaan Forbes

Kamis, 3 Oktober 2013 | 16:42 WIB
Sakina Rakhma DiahSetiawan/ KOMPAS.com Perwakilan perusahaan-perusahaan Indonesia menerima penghargaan Forbes, Kamis (3/10/2013)

JAKARTA, KOMPAS.com - Forbes menyerahkan penghargaan kepada sembilan perusahaan Indonesia yang berhasil masuk ke dalam daftar Forbes Global 2000 tahun 2013. Kesembilan perusahaan tersebut meliputi BUMN, bank, dan perusahaan swasta lainnya.

Dari sembilan perusahaan itu, PT Bank Bank Mandiri Tbk meraih posisi teratas dengan duduk di peringkat 446 tahun ini. Pada tahun 2012 silam, Bank Mandiri duduk di posisi 488. Bank tersebut mencatat penjualan sebesar 6,3 milyar dollar AS. Adapun laba yang berhasil diraup sebesar 1,6 miliar dollar AS dan aset 66 miliar dollar AS.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan peringkat yang diperoleh perseroan merupakan hal yang sangat membanggakan. Prestasi tersebut adalah motivasi bagi pihaknya untuk dapat menaikkan peringkat di tahun-tahun selanjutnya.

"Bagi Bank Mandiri, ini adalah sebuah hal yang sangat membanggakan. Ini adalah motivasi agar tidak hanya 8 perusahaan yang masuk, kalau bisa lebih banyak lagi," kata Budi dalam penganugerahaan penghargaan Forbes Global 2000 di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Ke depan, perseroan tak hanya menargetkan kenaikan peringkat pada Forbes Global 2000, namun juga masuk ke dalam daftar perusahaan terbaik Fortune Global 500. Saat ini hanya Pertamina yang mampu masuk ke dalam daftar tersebut.

"Saat ini kan hanya Pertamina dari Indonesia yang masuk (daftar Fortune Global 500). Hebat. Kita harapkan lebih banyak perusahaan Indonesia ada lagi yang masuk," ujar Budi.

Menyusul Bank Mandiri adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) yang berada pada peringkat 461 tahun ini. Tahun lalu, BRI duduk di peringkat 479. BRI mencatat penjualan sebesar 6 miliar dollar AS, laba sebesar 1,9 miliar dollar AS, dan aset sebesar 57 miliar dollar AS.

Penulis: Sakina Rakhma Diah Setiawan
Editor : Bambang Priyo Jatmiko