Sabtu, 22 November 2014

Ekonomi / Bisnis

Biaya Pembangunan Landasan Pacu Bandara Samarinda Baru dari Swasta

Selasa, 4 Februari 2014 | 07:15 WIB
KOMPAS.com/Indra Akuntono Ilustrasi Landasan Pacu Bandara
SAMARINDA, KOMPAS.com – Bandara Samarinda Baru (BSB) kini memasuki tahap pembangunan landasan pacu (runway). Pembangunannya akan melibatkan pihak ketiga.

“Untuk runway memerlukan dana Rp 500 miliar sampai Rp 600 miliar, akan ditanggung PT Persada Investama sebagai pihak ketiga yang terlibat kerja sama pembangunan BSB,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Zairin Zain, Senin (3/2/2014).

Zairin mengatakan pada tahap awal akan dibangun landasan pacu sepanjang 1,2 kilometer. Dia mengatakan total panjang landasan pacu yang akan dibangun untuk bandara ini adalah 2,5 kilometer dengan total perkiraan anggaran Rp 1,1 triliun.

Menurut Zairin, setelah landasan pacu sepanjang 1,2 kilometer rampung, tahap berikutnya akan dibangun untuk panjang landasan mencapai 1,6 kilometer. Tahap berikutnya untuk pembangunan hingga panjang runway mencapai 2,1 kilometer dan tahap terakhir untuk 2,5 kilometer.

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak mengatakan sudah ada kesepakatan bahwa pembangunan "sisi udara" bandara akan melibatkan swasta sebagai pihak ketiga. Karenanya, ujar dia, pembangunan bagian tersebut tak akan menggunakan alokasi dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kalimantan Timur.

“BSB sudah clear, kami sudah kerja sama dengan PT Persada Investama (dan) grup Panin, untuk membangun sisi udaranya,” kata Awang (3/2/2014). Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan dengan Dinas Perhubungan Kalimantan Timur.

Pelibatan pihak ketiga, Awang mengatakan dana dalam APBD Kalimantan Timur yang semula hendak dialokasikan untuk pembangunan bagian bandara ini dapat dipakai untuk program lain yang lebih mendesak. “Pembangunan awal akan dilaksanakan pada 24 Maret 2014 mendatang. Akan ada acara seremonial untuk ground breaking sisi udara BSB,” imbuh dia.

Awang menolak menjelaskan soal besaran alokasi dana pembangunan bandara. "Kalau soal dana, saya tidak bisa berkomentar banyak. Silakan tanya saja ke Dinas Perhubungan. Intinya dengan bekerja sama melibatkan pihak swasta. Sebab ABBD bisa kami alihkan untuk keperluan banjir dan untuk yang lain-lainnya,” tepis dia.


Penulis: Kontributor Samarinda, Yovanda Noni
Editor : Palupi Annisa Auliani