Wamen ESDM: Impor BBM Seperti Menggarami Laut, Tidak Berguna! - Kompas.com

Wamen ESDM: Impor BBM Seperti Menggarami Laut, Tidak Berguna!

Kompas.com - 12/10/2014, 08:37 WIB
KOMPAS.com/Rio Kuswandi Wakil Meteri ESDM Susilo Siswoutomo

JAKARTA KOMPAS.com
-  Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo  meluncurkan buku yang berjudul "Puasa Subsidi BBM".

Di dalam buku yang setebal 267 halaman itu, Susilo menceritakan kisahnya melakukan renegosiasi pada proyek-proyek di hulu migas dan kontrak karya di sektor pertambangan.

Menurut Susilo impor BBM tidak berguna. Meski tujuan impor BBM untuk masyarakat, namun hal tersebut hanya merugikan negara.

"Impor BBM seperti garamin laut, mau dikasih garam nggak tanpa hasil, jadi tidak berguna," ujar Susilo, di Kementerian ESDM, Sabtu (11/10/2014).

Menurut Susilo anggaran untuk impor BBM sudah terlalu besar. Anggaran sebesar itu seharusnya bisa diperuntukan untuk hal lain.

"Karena subsidi BBM kita Rp 1 triliun per hari," ungkap Susilo.

Susilo pun berharap, saat ia lengser 20 Oktober mendatang akan muncul pemimpin yang mengerti pentingnya isu energi.

"Ke depan tanggal 20 saya nggak jadi Wamen, tolong hal yang baik dilanjutkan dengan pemerintah yang baru," papar Susilo.


EditorErlangga Djumena

Close Ads X