Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

American Express Incar Potensi Pasar Keuangan Indonesia

Kompas.com - 12/11/2014, 12:53 WIB
Tabita Diela

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - American Express menilai Indonesia sebagai negara yang memiliki prospek menjanjikan. Untuk itu, perseroan tertarik untuk mengembangkan bisnis di kawasan ini.

Presiden American Express Regional Asia YC Koh menuturkan pihaknya menaruh kepercayaan besar pada Indonesia sebagai negara tujuan investasi.

"Kami memiliki kepercayaan diri yang luar biasa terhadap Indonesia. Saya percaya perekonomiannya sedang tumbuh, GDP-nya tumbuh dengan baik, juga memiliki populasi yang besar, pertumbuhan kelas menengahnya juga baik. American Express ingin berada di antara konsumen, di antara prospek. Karena itu kami ingin berinvestasi di pasar ini," ujar Koh, Rabu (12/11/2014).

Koh menuturkan, dalam penggunaan kartu, Indonesia memiliki potensi pasar yang begitu besar. Pesatnya pertumbuhan kelas menengah menjadi faktor yang memperkuat kepercayaan diri Amex untuk mulai memasuki pasar Indonesia.

"Ini, seperti yang Anda ketahui, di antara lebih dari 240 juta populasi, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan kelas menengah, dan produk kami sebenarnya memiliki jenis pelanggan yang beragam," imbuhnya.

Salah satu langkah Amex memasuki pasar Indonesia adalah melalui kerjasama acquirer dengan BCA. Koh yakin, pemilihan BCA sebagai rekan melaksanakan kerjasama acquirer merupakan langkah yang tepat untuk memperluas daya cakupan Amex di Indonesia.

"Ini adalah keputusan yang cukup mudah (untuk memilih BCA). Seperti Anda tahu, bank ini merupakan bank yang sudah mapan. American Express juga ingin memiliki cakupan yang luas, baik pengguna asal Indonesia maupun pengguna bank asing di Indonesia," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sudah Bisa Dibeli, Ini Besaran Kupon Sukuk Tabungan ST012

Sudah Bisa Dibeli, Ini Besaran Kupon Sukuk Tabungan ST012

Whats New
Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Whats New
Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Whats New
BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

Whats New
[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

Whats New
KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat Gara-gara Hujan Lebat

KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat Gara-gara Hujan Lebat

Whats New
Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Earn Smart
Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Whats New
Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Whats New
Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Whats New
Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Whats New
BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com