Ini Anggota Tim Pemberantas Mafia Migas - Kompas.com

Ini Anggota Tim Pemberantas Mafia Migas

Kompas.com - 25/11/2014, 10:50 WIB
WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHA Menteri ESDM Sudirman Said (kanan), Menteri BUMN Rini M Soemarno (kiri), dan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri, bersalaman usai memberikan keterangan kepada wartawan tentang pembentukan Tim Reformasi Tata Kelola Migas di Gedung ESDM, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2014). Tim Reformasi Tata Kelola Migas resmi dibentuk oleh Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN untuk meninjau kebijakan pemerintah di sektor energi dari hulu sampai hilir, serta mengkaji ulang keberadaan SKK Migas dan BP Migas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Reformasi Tata Kelola Migas telah merekrut anggota baru dari berbagai elemen. Tim yang diketuai oleh Faisal Basri mengambil akademisi, karyawan PT Pertamina (Persero), dan pegawai Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga ikut bergabung.

Faisal Basri menjelaskan anggotanya terdiri dari Darmawan Prasodjo (mantan Tim Pokja Transisi Pemerintahan), Fahmi Radi (Universitas Gajah Mada), Rofikorohim (Universitas Indonesia), Agung Wicak (Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian/UKP4), Daniel Purba (Pertamina), dan Parulian Sihotang (SKK Migas).

"Masih ada dua dua orang lagi yang masih harus dikonfirmasi ulang," ujar Faisal di Kementerian ESDM, Senin (24/11/2014).

Faisal menjelaskan, tim reformasi selalu melaporkan perkembangan terbaru kepada Menteri ESDM Sudirman Said setiap bulan. Pasalnya setiap bulan selalu ada masalah urgen, terkait dengan kepentingan nasional yang lebih besar.

"Kami tidak menunggu rekomendasi sampai enam bulan," jelas Faisal.

Sebelumnya tim reformasi juga telah memastikan anggota timnya yang terdiri dari Wakil Ketua ex officio Dirjen Migas, Naryanto Wagimin dan Sekretaris Jenderal ex officio, Susyanto. "Sebentar lagi ada beberapa yang harus dikonfirmasi ulang. Tapi bisa dikatakan sudah," papar Faisal. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

baca juga: Cukup Sudah Permainan Migas


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErlangga Djumena

Close Ads X