Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bangun Infrastruktur, RI Utang ke Mana saja?

Kompas.com - 02/03/2015, 10:10 WIB
Estu Suryowati

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com
– Pemerintah mendapat pinjaman luar negeri untuk pembiayaan infrastruktur. Untuk sejumlah proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat misalnya, ada sembilan kreditor yang mengucurkan pinjaman miliaran dollar AS.

Menteri PU-Pera, Basuki Hadimuljono ditemui usai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (27/2/2015) menyampaikan, realisasi utang masuk per 31 Januari 2015 sebesar 4,669 miliar dollar AS atau sekitar Rp 583,625 triliun (kurs 1 dollar AS- Rp 12.500), dari sembilan kreditor.

“Tahun ini pinjaman terbesar dari Jepang (JICA), sampai 30,80 persen, kemudian dari World Bank sebesar 26,27 persen, ADB sebesar 11,97 persen, dan IDB sebesar 11,33 persen,” ujar Basuki.

Berikut daftar sumber pinjaman Indonesia tersebut:
1. Bank Dunia dengan pinjaman sebesar 1,226 miliar dollar AS untuk 9 proyek
2. ADB dengan pinjaman sebesar 599 juta dollar AS untuk 8 proyek
3. IDB dengan pinjaman sebesar 529 juta dollar AS untuk 9 proyek
4. Jepang (JICA) dengan pinjaman sebesar 1,438 miliar dollar AS untuk 18 proyek
5. China dengan pinjaman sebesar 399 juta dollar AS untuk 4 proyek
6. Australia dengan pinjaman sebesar 242 juta dollar AS untuk 1 proyek
7. Korea dengan pinjaman sebesar158 juta dollar AS untuk 2 proyek
8. Spanyol dengan pinjaman sebesar 28,9 juta dollar AS untuk 2 proyek
9. Jerman dengan pinjaman sebesar 87,2 juta dollar AS untuk 1 proyek.


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Whats New
Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Whats New
Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Whats New
Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Tahun Pertama Kepemimpinan Prabowo, Rasio Utang Pemerintah Ditarget Naik hingga 40 Persen

Tahun Pertama Kepemimpinan Prabowo, Rasio Utang Pemerintah Ditarget Naik hingga 40 Persen

Whats New
Revisi Aturan Impor Barang Bawaan dari Luar Negeri Bakal Selesai Pekan Ini

Revisi Aturan Impor Barang Bawaan dari Luar Negeri Bakal Selesai Pekan Ini

Whats New
Pacu Kontribusi Ekspor, Kemenperin Boyong 12 Industri Alsintan ke Maroko

Pacu Kontribusi Ekspor, Kemenperin Boyong 12 Industri Alsintan ke Maroko

Whats New
Uji Coba Bandara VVIP IKN Akan Dilakukan pada Juli 2024

Uji Coba Bandara VVIP IKN Akan Dilakukan pada Juli 2024

Whats New
Menteri Basuki Bakal Pindah ke IKN Juli 2024 dengan 2 Menteri Lain

Menteri Basuki Bakal Pindah ke IKN Juli 2024 dengan 2 Menteri Lain

Whats New
Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Meredanya Konflik Timur Tengah

Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Meredanya Konflik Timur Tengah

Whats New
Pemerintah Susun Rancangan Aturan Dana Abadi Pariwisata, untuk Apa?

Pemerintah Susun Rancangan Aturan Dana Abadi Pariwisata, untuk Apa?

Whats New
Soal Wajib Sertifikat Halal di Oktober, Kemenkop-UKM Minta Kemenag Permudah Layanan untuk UMKM

Soal Wajib Sertifikat Halal di Oktober, Kemenkop-UKM Minta Kemenag Permudah Layanan untuk UMKM

Whats New
Google Kembali Pecat Karyawan yang Protes Kerja Sama dengan Israel

Google Kembali Pecat Karyawan yang Protes Kerja Sama dengan Israel

Whats New
Nasabah Bank Jago Bertambah 3 Juta Setiap Tahun

Nasabah Bank Jago Bertambah 3 Juta Setiap Tahun

Whats New
RUPST MPXL Sepakati Pembagian Dividen dan Tambah Komisaris

RUPST MPXL Sepakati Pembagian Dividen dan Tambah Komisaris

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com