Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menteri Desa Marwan Ingatkan Prioritas Dana Desa

Kompas.com - 29/01/2016, 19:07 WIB
M Fajar Marta

Penulis

SUBANG, KOMPAS.com - Menghadiri pelantikan Kepala Desa Cijengkol, Kecamatan Serang Panjang, Kabupaten Subang, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar kembali mengingatkan tentang prioritas penggunaan dana desa.

Menurut Menteri Marwan, penggunaan dana desa di Kabupaten Subang pada tahun 2015 sudah mencapai 100 persen dan sudah terealisasi dengan benar.

"Tentu di tahun 2016 harus lebih sukses daripada tahun 2015. Saya kembali mengingatkan tentang prioritas dana desa untuk membangun sarana dan prasarana dan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi desa. Fokus tahun 2016 masih seperti tahun lalu yakni untuk membangun infrastruktur desa, berupa irigasi desa, jalan, dan lain sebagainya," ujar Menteri Marwan di kantor Kepala Desa Cijengkol, Kecamatan Serang Panjang, Kabupaten Subang, Jumat (29/1/2016).

Menurut Menteri Marwan, Bupati Subang sudah menyampaikan bahwa dana APBD sudah diberikan ke desa-desa. "Ini membuktikan bahwa ada keseriusan dari kita semua untuk membangun Indonesia dari desa, dari pinggiran," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Marwan juga mengingatkan kepada para kepala desa untuk tidak menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadi. "Gak boleh misalnya untuk membangun kantor kepala desa, beli mobil, beli motor. Fokus digunakan untuk infrastruktur. Itupun dengan syarat menggunakan padat karya , yang artinya harus menggunakan tenaga masyarakat desa itu sendiri," papar Menteri Marwan.

Prioritas penggunaan dana desa untuk infrastruktur, menurut Marwan bukan berarti pemerintah mengintervensi desa. Sebab, alokasinya tetap melalui musyawarah desa yang melibatkan tokoh masyarakat desa.

"Ini dimaksudkan bahwa desa sebagai subjek pembangunan, tidak lagi menjadi objek pembangunan. Dan agar pembangunan di desa tidak dilakukan dengan asal-asalan yang akhirnya desa hanya menjadi limbah pembangunan. Pembangunan desa harus direncanakan dengan baik," tandasnya.

Sejak 70 tahun Indonesia Merdeka, baru kali ini, pemerintah memberikan dana langsung ke desa. Menteri Marwan juga menjelaskan telah mempermudah proses penyusunan laporan dana desa cukup dua lembar dan penyusunan program desa cukup dua lembar.

"Untuk menyusun laporan dana desa cukup dua lembar. Saya sudah ingatkan untuk penyusunan tidak boleh memberatkan kepala desa. Supaya peraturan bupati segera keluar," kata Menteri Marwan.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com