Senin, 27 Maret 2017

Ekonomi

Senegal Ingin Beli Feri Buatan PT PAL dan Helikopter Produksi PT DI

Jumat, 3 Juni 2016 | 12:30 WIB
KOMPAS.com/Yoga Sukmana KRI 592 Banjarmasin yang merupakan kapal buatan industri dalam negeri, PT Pal Indonesia, melakukan pelayaran jauh hingga ke Milan, Italia dan kembali ke Indonesia. Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo, Rabu (22/7/2015), mengatakan, KRI 592 Banjarmasin tercatat sebagai kapal Landing Platform Dock (LDP) buatan Indonesia yang paling jauh berlayar.

JAKARTA, KOMPAS.comKementerian Dalam Negeri Senegal menyatakan ketertarikannya dengan beberapa produksi industri strategis Indonesia, di antaranya kapal feri buatan PT PAL dan helikopter buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI).  

Selain itu untuk keperluan militer, Senegal juga memerlukan kapal feri untuk transportasi VIP jarak dekat antar kota, demikian keterangan dari Kedutaan Indonesia di Dakar (Senegal), Jumat (3/6/2016).

Senegal yang sedang membangun perekonomiannya ingin melengkapi armada transportasi militernya untuk menunjang kegiatan pengawasan wilayah perbatasannya dengan negara-negara tetangga.

Duta Besar Indonesia untuk Senegal, Mansyur, seusai penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden Senegal, Macky Sall, Indonesia dan Senegal juga berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia melalui pengiriman pasukan perdamaian PBB di berbagai belahan dunia.

Hingga saat ini, kata dia, Senegal telah mengirimkan 3.575 personil dalam berbagai misi perdamaian PBB. Atas peran aktifnya itu, Senegal peringkat ke-7 terbesar dalam jumlah pengiriman pasukan perdamaian.

Sebaliknya, Indonesia telah mengirimkan 2.729 personel pasukan perdamaian Perdamaian PBB di delapan Afrika. Indonesia masuk dalam peringkat 11 dalam daftar pengiriman pasukan perdamaian PBB.

Seusai upacara penyerahan surat kepercayaan, Mansyur mempromosikan produk-produk perkapalan, pertahanan dan kedirgantaraan Indonesia, di antaranya pesawat terbang komuter CN-235 dan helikopter. Sall meminta agar dia segera diberi berbagai informasi dan brosur terkait produk-produk itu.

Kompas TV Inilah Kapal Perang Produksi Tanah Air



Editor : Aprillia Ika
Sumber: ANTARA,