Selasa, 28 Maret 2017

Ekonomi

Saat Kenaikan Gaji 2017 Tak Bisa Mengejar Kebutuhan, Coba Hal Ini...

Jumat, 18 November 2016 | 12:00 WIB
vision-hr Slip gaji.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan gaji para pekerja tahun depan berkisar 8,25 persen hingga 10 persen. Ini adalah kenaikan upah minimum buruh yang ditetapkan pemerintah di 34 Provinsi pada pertengahan November ini untuk diberlakukan mulai awal 2017.

Kenaikan tersebut dengan menggabungkan inflasi tahunan sebesar 3,07 persen dan pertumbuhan ekonomi 5,18 persen.

Jika dibandingkan dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok selama 2016, kenaikan upah kurang dari 10 persen itu belum bisa mengejar peningkatan daya beli para pekerja.

Maklum inflasi yang rendah pun tidak selalu mencerminkan penurunan harga, tetapi juga penurunan daya beli masyarakat. Akibat daya beli turun, permintaan barang jadi stagnan bahkan turun, sehingga harga barang pun ikut turun.

Kenaikan gaji yang tidak bisa mengikuti daya beli harus diantisipasi oleh para pekerja agar para pekerja bisa memperbaiki daya belinya.

Hal pertama ialah mengukur setiap pengeluaran dan mencari sesuatu yang bisa dihemat. Misalnya, mengapa tidak mencoba membawa bekal makan siang dari rumah dan mengurangi konsumsi rokok.

Selain itu, untuk menyiasati kebutuhan yang tinggi, tidak ada salahnya mencoba menambah penghasilan dengan menjalani bisnis tanpa modal namun berbekal ketrampilan.

Kamu mau mencobanya? Simak tujuh bisnis tanpa modal yang bisa Kamu coba disela waktu luang.     

1. Menjadi Penulis Lepas

Kamu suka atau jago menulis? Kemampuan menulis kamu bisa kok dijadikan bisnis yang bisa mendatangkan penghasilan.

Coba saja menjadi penulis lepas di media online atau menjadi seorang blogger profesional yang selalu menulis secara rutin. Lama-lama kamu akan memiliki pelanggan tulisanmu dan para pemilik produk akan meminta kamu mengulas produk di blogmu.

Selain itu, kamu juga bisa menulis buku. Kalau diterbitkan, kamu akan menikmati royalti yang lumayan. Saat ini beberapa start up di Indonesia menyalurkan para penulis lepas untuk menerima order dari user. Sebut saja freelancer.co.id, project.co.id, atau sribulancer.com.

2. Mengajar Les Pribadi

Kamu pintar dalam matematika, bahasa Inggris, menggambar atau memainkan alat musik? Kalau iya, manfaatkan keahlian kamu itu untuk mengajar les pribadi menjadi guru matematika, bahasa Inggris, musik atau menggambar.

Dengan menjadi guru pribadi, kamu tidak perlu pusing memikirkan sewa tempat dan biaya lainnya, seperti papan tulis, kursi, meja, listrik karena biasanya kamu disuruh datang ke tempat atau rumah murid kamu tersebut.

3. Menyanyi atau Bermain Musik

Kamu memiliki keahlian menyanyi atau main musik? Selain bisa menjadi guru musik, kamu juga bisa menjadi penyanyi di kafe, di acara pernikahan, acara kantor atau acara-acara lainnya.

Selain menyalurkan hobi menyanyi, dengan modal suara merdu, kamu juga sekaligus mendapakan lembaran rupiah. Enak, bukan?

Begitu juga jika kamu jago menggunakan alat musik tertentu, misalnya piano, gitar, bas maka kamu bisa menjadi guru les musik atau ikut band, yang biasanya juga diundang dalam acara-acara hiburan.

4. Dropshipper

Kalau sebelumnya kamu sangat ingin berdagang secara online tapi tidak punya modal sama sekali untuk membeli produk yang akan dijual kembali, kamu bisa kok mencoba menjadi dropshipper.

Dengan menjadi dropshipper, kamu tidak perlu membeli produk untuk dijual kembali karena suplierlah yang akan mengirimkan barang tersebut ke pembeli dengan menggunakan nama kamu.

Selanjutnya, kamu hanya tinggal mengecek apakah stok barang di suplier tersebut masih tersedia atau sudah habis. Mudah, bukan?

5. Penyewaan Buku

Jika kamu memiliki banyak koleksi buku bacaan, seperti komik, majalah, novel hingga buku "berat", kenapa tidak kamu sewakan saja?

Lumayan lho. Dari pada dibiarkan di lemari buku atau gudang, kan lebih bermanfaat kalau disewakan. Selain kamu mendapat uang juga memberi ilmu atau hiburan untuk orang lain.

Bisnis penyewaan buku ini lumayan menguntungkan soalnya harga buku yang makin mahal, sehingga beberapa orang memilih untuk menyewa dibanding beli baru.

Apalagi kebiasaan kebanyakan orang Indonesia, setelah membaca sekali akan diletakkan begitu saja alias tak dibaca lagi.

Tapi hati-hati ya menjalan bisnis ini, kamu harus menerapkan aturan yang ketat, meminta identitas jelas dan memberi sanksi bagi yang telat dan tak mengembalikan untuk memastikan bahwa bukumu kembali tanpa rusak dan tidak hilang.

6. Melukis & desainer

Keahlian satu ini memang tak dimiliki oleh semua orang. Bagi kamu lahir dengan bakat melukis dan bisa membuat disain melalui komputer dengan menarik, bersyukurlah karena bakatmu itu bisa menjadi uang kalau kamu manfaatkan dengan benar.

Kamu bisa mengikut lomba melukis atau membuat logo perusahaan, yang sering dilombakan.

Kamu juga bisa menjual hasil karyamu di blog pribadi atau menjualnya melalui marketplace umum seperti bukalapak dan tokopedia atau marketplace khusus para disainer seperti designs.net dan zalora.co.id.

7. Instruktur olahraga

Kamu senang senam erobik, pilates atau yoga? Sekarang itu lagi booming yang namanya pilates atau yoga, dengan beraneka ragam jenisnya.

Jika kamu awalnya hanya ikut-ikutan senam erobik, pilates atau yoga, kamu perdalam saja dan belajar menjadi instruktur dan mengajar di lingkungan rumah kamu atau teman kantor secara rutin dengan tarif yang lumayan. Kalau sudah begitu, selain sehat fisik, pikiran juga kantong kamu, bukan?

Dari tujuh bisnis tanpa modal ini, pilihlah yang paling sesuai dengan ketrampilan dan keahlianmu. Setelah penghasilanmu bertambah, kamu tetap perlu berdisiplin mengelola keuangan pribadi.

Editor : Aprillia Ika
Sumber: HaloMoney.co.id,
TAG: