Selasa, 28 Maret 2017

Ekonomi

Kemenperin Usulkan Pensiunan yang Ahli Industri Mengajar di Sekolah Vokasi

Selasa, 6 Desember 2016 | 20:28 WIB
Stanly/Otomania Menteri Perindustrian Republik Indonesia IR Airlangga Hartarto

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengusulkan, program transfer pengetahuan dari para tenaga ahli industri yang memasuki masa pensiun untuk memberikan pelatihan di Sekolah Menengah Kejuruan.

“Ini juga merupakan program vocational training. Jadi, mereka yang berusia sekitar 55-64 tahun akan mengajar guru-guru SMK. Kami sedang siapkan regulasinya dan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” terangnya di Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Menurut Airlangga hal itu dilakukan dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia bidang industri.

“Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, kami bersama kementerian terkait juga telah menandatangani MoU untuk melaksanakan pendidikan kejuruan dan vokasi agar sesuai kebutuhan dunia industri,” jelasnya.

Menperin menambahkan, selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia industri, pihaknya juga mendorong peningkatan produk-produk yang dihasilkan industri dalam negeri termasuk Industri Kecil Menengah (IKM).

"Kemenperin melakukan pembinaan terhadap Industri Kecil Menengah (IKM) dalam bentuk pemberian fasilitasi bimbingan penerapan dan sertifikasi produk," tambahnya.

Selain itu, optimalisasi mesin dan peralatan, pemberian izin usaha, pengembangan produk, perlindungan hasil karya industri dengan hak kekayaan intelektual, serta bantuan informasi pasar, promosi dan pemasaran.

Sedangkan untuk memperluas pasar, Kemenperin juga sedang mengembangkan program e-Smart IKM dengan tujuan agar menjadi lemari pajang produk dalam negeri.

Melalui program ini diharapkan akses pasar dan akses pendanaan ikut meningkat. “Seperti kita ketahui bahwa e-commerce sudah sangat menjamur di Indonesia, untuk itu sangat tepat apabila para pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk memperluas akses informasi dan promosi dalam memasarkan produknya. Upaya ini juga dalam rangka pengembangan ekonomi digital,” papar Airlangga.

Penulis: Pramdia Arhando Julianto
Editor : M Fajar Marta