Ini Harapan Pelaku Pasar Modal untuk Pilkada DKI Putaran ke-2 - Kompas.com

Ini Harapan Pelaku Pasar Modal untuk Pilkada DKI Putaran ke-2

Iwan Supriyatna
Kompas.com - 17/02/2017, 12:30 WIB
KOMPAS/RADITYA HELABUMI Panitia Pemungutan Kecamatan Senen melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 di Kantor Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2017). Rekapitulasi di tingkat kecamatan dijadwalkan selesai dalam kurun waktu satu minggu untuk kemudian dilanjutkan rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota.

JAKARTA, KOMPAS.com - Momentum Pilkada DKI Jakarta memang menarik perhatian banyak pihak. Tak hanya dari politikus, Pilkada yang akan digelar dua putaran tersebut pun mendatangkan komentar dari analis atau pelaku pasar modal.

Pasalnya, proses pemungutan suara putaran pertama yang berjalan cukup aman dibeberapa wilayah di Jakarta dinilai cukup positif untuk perkembangan Jakarta bila dilihat dari sisi ekonomi.

Head of Research and Consulting Services Infovesta Utama, Edbert Suryajaya berharap, pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta akan berlangsung aman dan tertib seperti Pilkada putaran pertama.

"Harapannya hingga putaran 2 tidak ada demo atau konflik-konflik lain yang muncul dan harapannya pilkada berlangsung aman, damai, tidak ada saling protes dan sengketa lainnya," ujar Edbert kepada Kompas.com, Jumat (17/2/2017).

Menurut Edbert, kondisi Pilkada DKI Jakarta yang aman pada putaran kedua akan sangat dinantikan para investor. Terlebih, para investor menginginkan adanya kepastian portofolio investasinya di beberapa produk instrumen investasi.

"Hal-hal tersebut yang saya rasa dinanti oleh investor dalam jangka pendek," terang Edbert.

Edbert menambahkan, selain kepastian lancarnya proses pemungutan suara putaran kedua, para investor juga mengharapkan Gubernur terpilih untuk dapat memenuhi janji-janjinya seperti yang telah disampaikan pada saat kampanye.

"Kalau dalam jangka panjang, yang dilihat adalah program seperti apa yang diusung oleh calon dan bagaimana implementasinya di lapangan," tambah Edbert.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIwan Supriyatna
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X