Senin, 27 Maret 2017

Ekonomi

Tahun Ini, BPJS Ketenagakerjaan Target Hadir di 40 Persen PTSP

Jumat, 24 Februari 2017 | 11:30 WIB
Primus Suasana di kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto diambil pada Selasa (1/3/2016).

NUSA DUA, KOMPAS.com - BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong layanan jaminan sosial kepada seluruh pekerja di Indonesia. Rencana untuk bisa hadir langsung diseluruh kantor Payanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sudah dibuat.

Dalam jangka pendek, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan bisa meningkatkan kehadirannya di PTSP yang saat ini baru sekitar 25 persen. Target yang akan dikejar pada tahun 2017 adalah 40 persen.

Saat ini, dari total 561 daerah provinsi, kabupaten, kota, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan perdagangan bebas, tercatat 526 daerah telah membentuk PTSP.

"Kami akan percepat (implementasinya) untuk itu," ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto usai menandatangi nota kesepahaman dengan BKPM di Nusa Dua, Bali, Jumat (24/2/2017).

Ia menuturkan, program jaminan sosial ketenagakerjaan adalah program yang wajib dikuti oleh pekerja dan pemberi kerja di Indonesia.

Bukan hanya pekerja lokal, tetapi juga para pekerja asing. Program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi pekerja agar mendapatkan perlindungan dan kesinambungan pendapatan pada saat memasuki usia tidak produksi, mengalami kecelakaan, bahkan kematian.

Hingga Desember 2016 lalu, jumlah peserta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan mencapai 48 juta peserta. Dari angka itu, 22,6 juta diantaranya adalah peserta aktif.

Kompas TV BPJS Ketenagakerjaan Terus Tingkatkan Jumlah Peserta



Penulis: Yoga Sukmana
Editor : Aprillia Ika
TAG: