Ini Rencana Pemerintah untuk Percepat Pembangunan LRT Jabodetabek - Kompas.com

Ini Rencana Pemerintah untuk Percepat Pembangunan LRT Jabodetabek

Iwan Supriyatna
Kompas.com - 27/02/2017, 19:39 WIB
Hilda B Alexander/KOMPAS.com Kondisi teraktual pembangunan LRT Jabodebek, foto diambil Kamis (9/2/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama Kementerian Perhubungan tengah mematangkan opsi mekanisme pembiayaan proyek Light Rail Transit ( LRT) Jabodebek.

Opsi yang akan ditempuh kedua kementerian tersebut yakni, melibatkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang nantinya bertindak sebagai pembangunan prasarana dan perbankan BUMN akan memfasilitasi pendanaan.

"Sudah mendekati final, nanti Jumat akan diputuskan, nanti (pembiayaan) dari Himbara‎, BNI, BRI dan Mandiri," ujar Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo di Jakarta, Senin (27/2/2017).

Rencananya pada Rabu pekan ini akan diadakan kembali rapat dengan melibatkan Kementerian Perhubungan, beberapa perusahaan BUMN terkait, dan Kementerian BUMN untuk mengambil keputusan mekanisme pembiayaan.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono menjelaskan, kontrak pembangunan LRT Jakarta tahap I adalah LRT Jakarta untuk tiga rute, yaitu Cawang- Cibubur sepanjang 14,3 kilometer (km), Cawang- Bekasi Timur sepanjang 18,5 km dan Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km.

Dalam tahap I ini, telah disepakati total investasi sebesar Rp 23,3 triliun. Hanya, dalam kesepakatan kontrak sore ini belum bisa dipastikan mengenai mekanisme pembiayaannya.

Prasetyo mengaku, mengenai mekanisme pembiayaan ini, pihaknya akan menyelesaikan dalam beberapa waktu ke depan, mengingat harus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan.

"Kalau di Perpres itu kan hanya APBN, jadi nanti dimungkinkan apakah bisa kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau pembiayaan lain," tutur Prasetyo.

PenulisIwan Supriyatna
EditorM Fajar Marta
Komentar
Close Ads X