Tanda Uji KIR Taksi "Online" Tak Lagi Diketok di Sasis - Kompas.com

Tanda Uji KIR Taksi "Online" Tak Lagi Diketok di Sasis

Yoga Sukmana
Kompas.com - 11/03/2017, 15:19 WIB
Kompas.com/Robertus Belarminus Tempat uji kir di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (12/10/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik kendaraan taksi online tak perlu lagi khawatir nilai jual mobilnya anjlok lantaran kewajiban uji kendaraan bermotor atau uji KIR.

Selama ini, tanda uji kendaraan berupa pengetokan nomor kendaraan pada sasis. Namun pemerintah memberikan jalan keluar atas persoalan itu.

"Sekarang tidak (perlu) diketok," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto di Makassar, Jumat (10/3/2017).

Sebagai gantinya, tanda uji KIR akan berupa plat aluminium berukuran kecil yang di-emboss. Plat itu nantinya akan ditempel kuat di ruang mesin kendaraan. Menurut Pudji, plat tanda uji KIR bisa dicopot saat mobil tersebut tidak lagi menjadi kendaraan taksi online.

Dengan begitu, pemilik kendaraan tak perlu takut nilai jual kendaraan anjlok.

"Mereka bukan takut ( uji KIR) tapi katakanlah (khawatir) harganya turun karena identitasnya ada, bekasnya ada, jadi ya win-win solusinya enggak kami taruh di bodinya, tapi di plat itu," kata Pudji.

Ketentuan itu akan diatur di dalam revisi Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomer 32 Tahun 2016 tentang Penyelengaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum tidak Dalam Trayek.

Saat ini revisi aturan taksi online itu sedang dalam tahap uji publik. Rencananya aturan itu akan dirilis dalam waktu dekat oleh Menteri Perhubungan.

PenulisYoga Sukmana
EditorBambang Priyo Jatmiko
Komentar
Close Ads X