Sabtu, 25 Maret 2017

Ekonomi

Ini Catatan Menhub Jika Gudang Garam Ingin Bangun Bandara di Kediri

Sabtu, 18 Maret 2017 | 08:39 WIB
KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO Menhub Budi Karya Sumadi saat melakukan tinjauan Kereta Api Bandara di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (12/3/2017).

SAMBAS, KOMPAS.com - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) berencana membangun bandara di Kediri Jawa Timur. Rencana pembangunan bandara oleh perusahaan rokok tersebut pun ramai menuai tanggapan, salah satunya dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Menhub Budi Karya mengatakan, pada dasarnya pemerintah memperbolehkan jika pihak swasta ingin membuat bandara, apalagi tujuannya adalah untuk meningkatkan ekonomi daerah sekitar.

"Boleh-boleh saja, silahkan saja kalau memang ada uangnya," kata Budi Karya usai mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan pos lintas batas di Aruk, kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (17/3/2017).

Namun, perlu beberapa catatan yang musti diperhatikan oleh pihak Gudang Garam sebelum merealisasikan pembangunan bandara tersebut. Pertama, adalah memperhitungkan jarak ideal bandara antardaerah.

"Jarak dengan bandara tidak boleh terlalu dekat, idealnya setiap 200 kilometer," ucap Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini.

Kedua, memperhitungkan sisi manajemen udara dengan memperhitungkan kebiasaan arah mata angin. Hal ini penting, agar pesawat-pesawat yang akan terbang maupun mendarat akan sangat dipengaruhi oleh arah mata angin.

"Perhitungan arah mata angin harus tepat, agar tidak membahayakan penerbangan," tambah Menhub Budi Karya.

Ketiga, memperhitungkan jika adanya obstacle atau penghalang seperti gunung, gedung maupun pepohonan yang ada di sekitar bandara.

"Dilihat, apakah ada obstacle gunung atau bangunan di sekitar bandara, harus ada perhitungan khusus," terangnya.

Selain itu, agar pengelolaannya optimal, Menhub Budi Karya mengharapkan agar pengelolaan bandara tersebut nantinya dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai perusahaan negara di sektor jasa pelayanan penerbangan yang mengelola wilayah tersebut.

"Diharapkan, kalau memang nanti terbangun, bisa dikelola oleh Angkasa Pura I yang membawahi wilayah tersebut," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo memastikan PT Gudang Garam berencana membangun Bandara di Kabupaten Kediri.

Nantinya Bandara tersebut akan digunakan untuk penerbangan komersial. "Bandaranya nanti digunakan untuk umum, namun sebagian untuk privasi perusahaan," kata Soekarwo.

(Baca: Kemenhub Masih Evaluasi Rencana Gudang Garam Bangun Bandara di Kediri)

Penulis: Iwan Supriyatna
Editor : Aprillia Ika
TAG: