Presiden Ingin Perbatasan jadi Pintu Ekspor Produk Lokal ke Negara Tetangga - Kompas.com

Presiden Ingin Perbatasan jadi Pintu Ekspor Produk Lokal ke Negara Tetangga

Kontributor Pontianak, Yohanes Kurnia Irawan
Kompas.com - 19/03/2017, 06:53 WIB
KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sedang menjelaskan rute transportasi darat perbatasan RI-Malaysia ke Presiden Joko Widodo.

SAMBAS, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ingin Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Provinsi Kalimantan Barat bisa menjadi titik pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama peningkatan ekspor produk lokal ke negara tetangga, Malaysia.

Keinginan tersebut ia sampaikan usai meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (17/3/2017).

"Kita ingin PLBN ini bisa kita gunakan untuk akses ekspor produk-produk lokal ke negara tetangga," ucap Jokowi.

"Jangan yang dari sana (negara tetangga) yang kesini, tapi dari sini ke sana," tegasnya.

Selama ini produk lokal masyarakat banyak yang bisa di ekspor ke Malaysia, seperti misalnya ikan dan crude palm oil (CPO).

"Saya kira itu akan mempercepat perekonomian di perbatasan," pungkasnya.

Di Kabupaten Sambas sendiri, memiliki komoditas produk unggulan yaitu buah jeruk. Komoditas lokal tersebut, diharapkan bisa didorong oleh pemerintah daerah untuk pengembangan ke arah ekspor.

Meski sudah resmi untuk digunakan, Jokowi berharap tidak ada lagi aksi penyelundupan barang-barang ilegal melalui PLBN.

Saat ini PLBN dilengkapi dengan peralatan yang canggih dengan penerapan sistem online, sehingga bisa dikontrol dan menghilangkan pungutan liar.

PenulisKontributor Pontianak, Yohanes Kurnia Irawan
EditorBambang Priyo Jatmiko
Komentar
Close Ads X