Target Terpenuhi, Kompas.com Akhiri Penggalangan Dana untuk Fahri - Kompas.com

Target Terpenuhi, Kompas.com Akhiri Penggalangan Dana untuk Fahri

Bambang Priyo Jatmiko
Kompas.com - 12/04/2017, 06:00 WIB
Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana Muhammad Fahri Asidiq (11) dan ibunya Sri Astati Nursani (32)

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah empat hari melakukan penggalangan dana untuk Fahri (11) si tulang rapuh digelar, kami, Kompas.com berinisiatif mengakhiri kegiatan ini karena target telah terpenuhi.

Tak diragukan lagi, perhatian netizen kepada Fahri sangat besar. Hal itu terlihat dari antusiasme para donatur untuk berbagi kebahagian dengan menyisihkan sebagian uang untuk si Fahri.

Sejak Jumat (7/4/2017) hingga Selasa (11/4/2017), penggalangan dana yang dilakukan Kompas.com melalui Kitabisa.com ini telah berhasil mengumpulkan dana Rp 293.464.372 yang berasal dari 1.067 donatur. Jumlah tersebut melampaui yang ditargetkan sebesar Rp 275 juta.

Sebagai inisiator kampanye ini, kami merasa sangat surprised dengan kebaikan para netizen. Sehingga, target pengumpulan dana bisa tercapai jauh lebih cepat dari waktu yang direncanakan sebelumnya, yakni selama 30 hari.

Di luar dana, kami juga mencatat ada sejumlah netizen yang tergerak memberikan bantuan dalam bentuk barang dan maupun bantuan lain yang langsung diberikan kepada Fahri dan keluarganya.

Semenjak hari pertama campaign digelar, kami terus mendapatkan feedback dari netizen seputar tawaran bantuan langsung maupun donasi dana untuk Fahri. Feedback disampaikan melalui email maupun telepon. 

Seperti yang disampaikan oleh salah satu netizen, Donny. Dia menawarkan untuk membantu Fahri  berobat ke RSCM, karena ada kerabatnya yang bekerja di rumah sakit tersebut.

Kemudian ada juga donatur korporasi, yakni perusahaan produsen minuman kesehatan. Perusahaan tersebut mengabarkan telah memberikan bantuan langsung berupa produk susu kesehatan bagi pasien dengan kondisi khusus, seperti yang dialami oleh Fahri.

Rencana penyaluran

Selama campaign dilaksanakan, kami terus berdiskusi dengan Rumah Zakat mengenai mekanisme penyalurannya. Kami memilih Rumah Zakat sebagai mitra karena pengalaman yang dimiliki lembaga ini dalam mengelola dan menyalurkan berbagai bantuan.

Bagaimanapun, prioritas kami usai pengumpulan dana adalah menyalurkan bantuan dari para netizen kepada Fahri dan ibunya.

Dari diskusi yang kami lakukan, ada beberapa opsi yang akan diambil dalam rangka pemanfaatan dana yang telah terkumpul dari para netizen. Selain untuk membiayai pengobatan, ada juga opsi untuk memanfaatkan sebagian dana yang diperoleh tersebut untuk membiayai Fahri sekolah.

Semua opsi tersebut tengah kami diskusikan secara matang bersama Rumah Zakat agar bantuan yang diperoleh dari netizen bisa dimanfaatkan secara optimal oleh Fahri. Dalam dua hingga tiga hari ke depan, akan kami sampaikan update dari hasil pembahasan tersebut.

Namun yang jelas, kami selaku inisiator campaign untuk Fahri si tulang rapuh sekali lagi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kebaikan para netizen yang telah membantu Fahri untuk bisa memulihkan kesehatannya. Sekian...

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisBambang Priyo Jatmiko
EditorBambang Priyo Jatmiko
Komentar
Close Ads X