Makna Hari Kartini di Mata Menteri BUMN Rini Soemarno - Kompas.com

Makna Hari Kartini di Mata Menteri BUMN Rini Soemarno

Iwan Supriyatna
Kompas.com - 21/04/2017, 13:02 WIB
KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Menteri BUMN Rini Soemarno (baju putih) naik TransJakarta menuju Sunda Kelapa, Jumat (3/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai salah satu menteri perempuan yang berada di jajaran Kabinet Kerja, pada perayaan hari Kartini ini Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berharap kartini-kartini atau perempuan Indonesia memiliki akses keuangan serta sadar akan perbankan.

"Memaknai Hari Kartini saat ini adalah bagaimana kita menciptakan Kartini-kartini masa kini, di semua lini masyarakat termasuk perempuan-perempuan produktif yang belum atau non-bankable," kata Rini dalam keterangannya, Jumat (21/4/2017).

Menurut Rini, jika perempuan-perempuan Indonesia sudah memiliki pemahaman yang baik tentang akses keuangan dan perbankan, maka bukan suatu hal yang tidak mungkin jika perempuan-perempuan Indonesia akan turut menyumbang pembangunan perekonomian tanah air.

"Dengan kita mendorong mereka memiliki akses keuangan serta menjadi melek perbankan, bukan saja membantu pembangunan negara tetapi juga meningkatkan peran serta perempuan dalam masyarakat ekonomi Indonesia," tutur Rini.

Selain itu, tak hanya perempuan-perempuan yang ada di daerahnya masing-masing, perempuan-perempuan yang merantau ke daerah-daerah lain pun diharapkan pada saat pulang ke kampung halaman bisa membawa efek positif ke perkembangan ekonomi daerahnya sendiri.

"Begitupula dengan memberikan peningkatan kompetensi kepada buruh migran wanita yang merantau sehingga mereka bisa pulang membangun usaha di daerahnya dan berdekatan dengan keluarganya sebagai ibu dan istri. Karena setiap perempuan Indonesia adalah Kartini masa kini," pungkas Rini.

(Baca: Berapa Gajimu, Wahai (Pekerja) Kartini Rumah Tangga?)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIwan Supriyatna
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X