Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Biaya Transaksi Antar-Bank BUMN via ATM Didorong jadi Rp 0

Kompas.com - 01/05/2017, 10:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Rini Soemarno meminta biaya transaksi antar-bank BUMN melalui ATM bisa menjadi Rp 0 seiring dengan sinergi di antara bank-bank pelat merah.

Menurut Rini, hal itu sangat dimungkinkan bagi bank-bank BUMN menyusul digabungkannya ATM-ATM bank BUMN menggunakan perusahaan switching, Link.

"Perlu dipikirkan bagaimana biaya transaksi via ATM antar-bank Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara) bisa menjadi Rp 0. Ini sekaligus bisa menarik lebih banyak nasabah untuk bergabung," ujarnya akhir pekan lalu.

Menurut Rini, dengan sinergi antar-bank BUMN efisiensi bisa ditingatkan, dan biaya-biaya yang timbul bisa ditekan.

Saat ini biaya transaksi antar-bank BUMN melalui ATM Link telah turun menjadi Rp 4.000 per transaksi dari sebelumnya Rp 6.000 per transaksi.

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo menyebutkan tahun ini bank-bank milik pemerintah tak ada rencana untuk membeli ATM baru.

Dengan pola integrasi ATM, masing-masing bank bisa menggunakan dana belanja ATM untuk keperluan lain.

"Tanpa harus beli ATM, bank-bank BUMN bisa bertambah seiring integrasi ini. Seperti BTN yang saat ini jumlah ATM-nya tidak banyak, akan menjadi bertambah setelah integrasi," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com