8 Strategi Menjadi "Siluman" Sejati (Bagian 5): Melihat dan Terlihat oleh Peluang - Kompas.com

8 Strategi Menjadi "Siluman" Sejati (Bagian 5): Melihat dan Terlihat oleh Peluang

Jazak Yus Afriansyah
Kompas.com - 08/05/2017, 08:30 WIB
THINKSTOCK.COM ilustrasi

Benarkah setiap orang dan perusahaan bisa selalu beruntung? Adakah cara yang membuat perusahaan senantiasa maju pesat dan terus bertumbuh?

Jawabannya adalah sangat bisa! Pasti setiap orang dan semua perusahaan bisa selalu beruntung! Termasuk Anda dan perusahaan yang Anda pimpin!

Persoalannya adalah apakah kita tahu bagaimana strategi untuk mengikhtiarkannya agar kita senantiasa beruntung, dalam istilah kami semua bisa menjadi SILUMAN sejati! Yaitu Simply Lucky Man yang sesungguhnya.

SILUMAN mengandung 8 Inspirasi dan Motivasi yang dikemas sebagai Strategi untuk meraih keberuntungan Karir dan Bisnis secara bersamaan.

Pada edisi sebelumnya telah disajikan Strategi keempat yaitu Menjodohkan Kesiapan dengan Kesempatan atau Strategi 2K. Maka edisi kali ini kami hadirkan strategi STS, singkatan dari Seeing and to be Seen.

Secara harfiah STS berarti, melihat dan terlihat. Lantas apa yang dimaksud dengan melihat? Dan apa yang dimaksud dengan terlihat?

Baiklah mari kita bahas satu per satu, melihat disini artinya adalah melihat peluang atau opportunity, khususnya peluang yang jarang sekali atau bahkan tidak bisa dilihat oleh orang lain atau perusahaan pesaing.

Dalam konteks pengembangan karir, melihat disini adalah bagaimana kita bisa melihat peluang untuk pengembangan diri, menambah keahlian, menambah pengetahuan dan memperlebar serta memperkuat jejaring.

Dengan kata lain kita mampu melihat setiap peluang untuk membuat diri ini senantiasa unggul dan siap! Selalu ingat bahwa Keberuntungan adalah bertemunya Kesempatan dengan Kesiapan.

Sedangkan terlihat dalam konteks pengembangan bisnis artinya bagaimana cara sebuah perusahaan supaya mudah dilihat oleh peluang, mudah diamati oleh konsumen dan menarik perhatian calon pelanggan.

Dalam konteks pengembangan diri, terlihat bermakna bagaimana Anda sebagai seorang individu yang cerdas mampu keluar dari kerumunan atau stand out from crowd dan tampil berbeda bermakna dibanding dengan kebanyakan pekerja lainnya.

Langkah berikutnya adalah bagaimana cara untuk melihat dan menangkap peluang? Serta bagaimana caranya agar kita mudah terlihat secara berbeda?

Ada banyak cara untuk melihat peluang, namun dalam kesempatan ini kami berikan cara yang paling mudah dan bisa segera diaplikasikan, yaitu dengan mencermati dinamika yang terjadi di masyarakat, beruntung saat ini kita hidup di jaman yang serba mudah dengan adanya Media Sosial.

Anda bisa melakukan pengamatan yang sederhana di Media Sosial, dengan pengamatan tersebut kita sanggup mendapatkan peluang untuk kemajuan karir dan perusahaan.

Berikut saya persembahkan beberapa cara menjaring peluang itu, dan cara pertama yang kita kaji pada kesempatan ini adalah dengan meng-identifikasi besarnya potensi atau peluang dibalik setiap keluhan, serta bagaimana mengenali keluhan apa yang paling besar kemungkinannya untuk diubah menjadi peluang.

Keluhan yang memiliki potensi paling besar untuk menunjang pertumbuhan dan kemajuan kita adalah keluhan yang memiliki karakteristik sebagai yang paling sering diungkapkan atau memiliki frekuensi yang tinggi disampaikan di ruang publik, oleh sebab itu rajinlah kita mencermati di dunia maya, khususnya di Media Sosial, ocehan serta kicauan apa yang paling sering diungkapkan oleh rakyat.

Karakter kedua, adalah volume atau besarnya keluhan tersebut, jika keluhan tersebut memiliki ukuran yang sangat masif atau besar, maka inilah “Tambang Emas” itu.

Ciri kedua ini bisa dilihat apakah keluhan tersebut terjadi hampir di kota besar misalnya, atau secara dominan terjadi diseluruh kota, Negara atau bahkan sekala Global.

Karakter ketiga, ialah apakah keluhan tersebut secara nyata berhubungan dengan hajat hidup orang banyak? Jika jawabannya adalah ya, maka ini berarti keluhan tersebut pantas untuk kita tangkap dan secepatnya kita olah menjadi peluang.

Tiga karakter keluhan di atas untuk edisi ini sudah sangat cukup sebagai sinyal bagi Anda dan saya guna segera menangkapnya lantas mengubahnya menjadi peluang untuk pertumbuhan bisnis dan karir kita, lalu apa buktinya?

Akibat banyaknya orang mengeluh macet dan sulit mendapatkan parkir ketika berbelanja di mal konvesional, menimbulkan peluang berbelanja via online, bahasa kerennya e-commerce yang saat ini kita lihat pertumbuhannya sangat menakjubkan, dengan belanja online orang tidak perlu repot antri, dan pastinya tidak akan mengalami macet yang menyakitkan lahir dan bathin.

Disebabkan banyaknya orang mengeluh repotnya mengurus pesta pernikahan, maka menimbulkan peluang Wedding Organizer yang menggiurkan, juga karena banyak karyawan mengeluh betapa repotnya mengurus sebuah Rapat Kerja Tahunan yang melibatkan ratusan bahkan ribuan karyawan maka menghadirkan peluang Event Organizer.

Paling up to date, semakin banyak warga Ibukota yang berteriak mengeluhkan kemacetan yang semakin tidak terkendali, melahirkan peluang moda transportasi alternatif yang inovatif seperti, Grabike, Go Jek, Uber, Lady Jek dan sejenisnya.

Anda yang saat ini sedang merintis usaha start up pasti membutuhkan sarana kantor, karena keluhan sewa kantor yang sangat mahal maka ini ditangkap sebagai peluang untuk menghadirkan Sharing Office sebuah konsep sewa perkantoran baru dengan harga terjangkau serta fasilitas layaknya kantor, sekarang semakin menjamur dan digemari oleh para perintis usaha.

Jadi pada hakikatnya keluhan mereka pasti adalah peluang bagi kita, yang terpenting adalah jangan pernah surut untuk berdekatan dengan semua keluhan yang kita dengar, kita terima atau yang kita rasakan, yang berarti kita telah mampu melihat atau seeing, dan dengan terbosan yang tidak biasa membuat kita menjadi terlihat atau to be seen.

Jadi tunggu apalagi segera coba strategi STS ini bersama-sama denga beberapa Strategi SILUMAN di edisi sebelumnya, dan rasakan sendiri akibatnya!
Selamat Berbisnis dan Sukses Selalu untuk Anda!

 

EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X