BCA Berharap pada Transaksi Uang Elektronik di Tol - Kompas.com

BCA Berharap pada Transaksi Uang Elektronik di Tol

Kompas.com - 18/05/2017, 06:01 WIB
Ari Prasetyo/Kompas.com Tarif klaster I Cikarang Utama-Cipali Rp 109.500.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA) berharap kenaikan transaksi dari pembukaan akses 35 ruas tol kepada bank penerbit uang elektronik chips based (berbentuk kartu). Rencana pembukaan akses ruas tol ini dilakukan pada Oktober 2017.

Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan BCA mengatakan saat ini Flazz bisa diterima di beberapa ruas tol seperti Cikarang Utama - Bandung, Cikarang Utama - Palimanan, Surabaya - Gresik, Tol Juanda, Makassar.

"Jadi kami siap untuk rencana (pembukaan akses tol ke seluruh penerbit uang elektronik berbentuk kartu) BI," ujar Jan Hendra, Rabu (17/5/2017).

Terkait berapa target kenaikan transaksi dari pembukaan data ini, Jan Hendra belum mendetailkan lebih lanjut.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) berencana akan membuka akses uang elektronik di 35 ruas jalan tol di Indonesia. Proyeksi BI, 35 ruas jalan tol ini bisa menggunakan uang elektronik berbentuk kartu dari semua bank pada Oktober 2017.

Sebagai gambaran saja, berdasarkan data BI, saat ini ada sebanyak delapan penerbit uang elektronik berbasis cip (chip based). Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh penerbit merupakan lembaga perbankan dan satu adalah institusi non bank.

Tujuh bank ini di antaranya Bank Central Asia ( BCA), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mega, Bank Nobu dan Bank DKI. Ada pula PT Skye Sab Indonesia (Skye Bee) selaku peserta dari non bank. (Galvan Yudistira)

EditorBambang Priyo Jatmiko
SumberKONTAN,
Komentar
Close Ads X