Suriname Jadi Pintu Gerbang Ekspor Produk IKM Indonesia Ke Amerika - Kompas.com

Suriname Jadi Pintu Gerbang Ekspor Produk IKM Indonesia Ke Amerika

Kompas.com - 19/05/2017, 08:02 WIB
KOMPAS.com/Pramdia Arhando Julianto Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih usai acara penandatanganan Ditjen IKM dan Indonesia Eximbank di Kemenperin, Jakarta, Selasa (14/2/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dan Suriname akan meningkatkan kerja sama di sektor industri kecil dan menengah ( IKM). Peluang ini diharapkan dapat memperluas pasar ekspor produk Indonesia ke negara-negara di Amerika Selatan, karena bersebelahan dengan Suriname.

Dirjen IKM Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih mengatakan, Suriname bisa menjadi hub untuk ekspor produk Indonesia ke Amerika. Misalnya, produk furnitur yang banyak diminati pasar di sana.

"Apalagi, di Suriname banyak bahan baku kayu, diharapkan industri furnitur Indonesia bisa ekspansi ke Suriname,” kata Gati saat melakukan pertemuan dengan para pengusaha Suriname di Kemenperin, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Menurut Gati, pemerintah Indonesia tengah memberikan perhatian lebih kepada pengembangan IKM sebagai upaya mendorong program prioritas tahun ini dalam pemerataan pembangunan ekonomi.

“Dalam memperkuat kualitas produk IKM termasuk yang tergabung dalam e-Smart IKM, kami akan melakukan serangkaian pembinaan bagi IKM dalam negeri melalui fasilitasi penguatan sumber daya manusia dengan program kegiatan bimbingan teknis, pendampingan dan sertifikasi,” paparnya.

Selain itu, juga dilakukan pemberian bantuan mesin dan peralatan, peningkatan kemampuan Unit Pelayanan Teknis, serta penumbuhan wirausaha baru IKM.

Duta Besar Indonesia untuk Suriname Dominicus Supratikto menyampaikan, banyak potensi IKM di Suriname yang bisa dikembangkan sehingga perlu kerja sama dengan Indonesia yang juga sedang fokus meningkatkan daya saing di sektor tersebut.

"Kami membutuhkan tenaga ahli dari Indonesia yang bisa melatih pelaku IKM di Suriname agar makin produktif dan hasilnya berkualitas,” tuturnya.

Dia menambahkan, Suriname memiliki pameran rutin tahunan yang bertajuk Indofair, yang selama ini menjadi ajang untuk menampilkan produk-produk dan berbagai kesenian tradisional Indonesia.

Kegiatan ini digelar selama enam minggu melalui kerja sama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Suriname dan Komunitas Masyarakat Jawa Suriname atau Vereniging Herdenking Javaanse Immigratie (VHJI).

Sementara itu, dari pertemuan tersebut, beberapa pengusaha Suriname menyatakan minat untuk bermitra dengan pengusaha Indonesia dalam mengembangkan IKM makanan dan kerajinan di Suriname.

Mereka ingin mengetahui bahan baku dan teknologi yang digunakan oleh pengusaha di Indonesia.

Bahkan, TV Garuda Suriname telah bekerja sama dengan J-TV (TV lokal di Surabaya) untuk penayangan program kesenian Jawa karena Suriname memiliki komunitas keturunan Jawa terbesar di Amerika Selatan.

(Baca: Indonesia Jajaki Pengembangan Vokasi dan IKM dengan Perancis)

Kompas TV Usaha kecil menengah punya peran penting menggenjot ekonomi Indonesia.

 


EditorAprillia Ika

Close Ads X