Berharap Trump Penuhi Janji Kampanye, Wall Street Kembali Menghijau - Kompas.com

Berharap Trump Penuhi Janji Kampanye, Wall Street Kembali Menghijau

Aprillia Ika
Kompas.com - 19/05/2017, 08:42 WIB
SHUTTERSTOCK -

NEW YORK, KOMPAS.com - Bursa saham di Amerika Serikat (AS) atau sering disebut Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (18/5/2017) waktu setempat atau Jumat (19/5/2017) waktu Indonesia.

Sebelumnya pada perdagangan Rabu (17/5/2017), Wall Street sebelumnya merosot lebih dari 1 poin karena investor cemas bahwa Presiden AS Donald Trump tidak segera memenuhi janjinya untuk pemangkasan pajak.

Investor yang tadinya cemas menunggu langkah realisasi janji ekonomi Presiden Donald Trump, mulai mengumpulkan harapan lagi untuk Trump memenuhi janjinya pada Kamis.

Akibatnya, indeks terkerek naik. Dow Jones Industrial Average ditutup setelah bertambah 56 poin atau 0,27 persen menjadi 20.663,02. Indeks S&P 500 bertambah 8,69 poin atau 0,37 persen menjadi 2.365,72. Sedangkan Nasdaq naik 43,89 poin atau 0,73 persen menjadi 6.055,13.

Pada perdagangan hari sebelumnya, Rabu, Dow Jones kehilangan 370 poin, setelah mantan petinggi FBI yang dipecat Trump membuka suara bahwa Trump ikut menghalang-halangi upaya hukum penyelidikan atas Rusia.

"Perdagangan Rabu menghilangkan semua premium Trump di bursa. Sekarang, fundamental mengambil alih arah bursa lagi," kata Randy Warren, Chief Investment Officer di Warren Financial.

Seandainya pemerintahan Trump tetap low profile, dia berekepektasi, aksi jual oleh investor yang cemas akan mereda.

Sejak pemilu yang memenangkan Trump November lalu, bursa AS sudah menanjak 10 persen, dengan harapan pemerintah akan melakukan reformasi pajak, deregulasi, dan mendorong belanja infrastruktur.

Tapi, langkah Trump yang justru fokus pada Syria, Korea Utara, dan belakangan disebut kuat menghalangi upaya FBI menyelidiki keterlibatan Rusia di pemilu 2016, menyebabkan investor mulai kehilangan kesabaran.

(Baca: Politik AS Bergejolak, Wall Street Berakhir di Zona Merah)

Kompas TV Akibat Pemilu Perancis, Wall Street Tutup Saham Sementara

PenulisAprillia Ika
EditorAprillia Ika
SumberCNBC,
Komentar
Close Ads X