Ada Tol dan LRT, Kawasan Pinggir Jakarta Diminati - Kompas.com

Ada Tol dan LRT, Kawasan Pinggir Jakarta Diminati

Kompas.com - 19/05/2017, 10:48 WIB
Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian PUPR Tol Becakayu yang melintasi Kalimalang, saat ini mengalami perkembangan pembangunan 78 persen. Targetnya, ruas Jakasampurna-Universitas Borobudur akan dioperasikan pada Maret 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan jalan tol dan moda transportasi light rail/rapid transit (LRT) membuat sejumlah kawasan di pinggir Jakarta diminati, terutama para pekerja yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya.

Wilayah pinggir Jakarta yakni di Bekasi, Depok dan Bogor. Berdasarkan data Rumah.com Property Index, sepanjang kuartal I 2017 harga rumah di tiga wilayah tersebut masih berkisar di bawah Rp 7,5 juta per meter persegi.

Hal tersebut disampaikan oleh Wasudewan, Country Manager Rumah.com, situs pencarian rumah, melalui siaran persnya, Jumat (19/5/2017).

Menurut dia, dengan infrastruktur yang terus berkembang, harga perumahan di kawasan Bekasi relatif lebih tinggi dibandingkan dua wilayah lainnya.

Data Rumah.com Property Index menunjukkan, sepanjang tahun 2016 Bekasi mengalami kenaikan median harga di setiap kuartal rata-rata 2,16 persen. Namun pada kuartal I 2017, pada rentang harga secara keseluruhan Bekasi tidak mengalami kenaikan sehingga stagnan di median harga Rp 7,5 juta per meter persegi.

Kestabilan harga di pinggir timur Jakarta ini boleh jadi disebabkan infrastruktur tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) yang direncanakan akan beroperasi akhir tahun ini.

Selain itu, pembangunan LRT jurusan Bekasi-Cawang juga mendorong minat para pencari hunian untuk melirik Bekasi.

“Di awal 2017 ini, harga perumahan di kawasan Bekasi relatif stabil. Namun seiring perkembangan pembangunan tol Becakayu dan LRT, harga hunian di Bekasi mungkin akan terkerek naik, terutama setelah melewati Lebaran," ujar Wasudewan.

Menurut dia, saat ini sudah terlihat indikasi kenaikan harga untuk rumah di kisaran Rp 350 juta hingga Rp 600 juta. Median harga di rentang tersebut masih sekitar Rp. 6,06 juta per meter persegi pada kuartal IV 2016 lalu namun pada kuartal I 2017 kemarin telah mencapai Rp 6,15 juta per meter persegi.

Depok dan Bogor

Sementara itu, median harga rumah di kawasan Depok masih berada pada kisaran Rp 6 juta per meter persegi. Pada akhir tahun lalu, terjadi kenaikan median harga sekitar 6,48 persen.

Namun pada kuartal I 2017, median harga rumah di Depok kembali pada level Rp 6,25 juta per meter persegi.

“Pembangunan jalan Tol Depok-Antasari (Desari) serta masuknya pengembang besar ke Depok seperti Agung Podomoro Group yang mengembangkan proyek bernilai triliunan dapat meningkatkan pamor Depok pada saat ini,” tambah Wasudewan.

Secara keseluruhan untuk median harga rumah di Bogor juga mengalami penurunan pada kuartal IV 2016 dan kuartal I 2017, yakni dari Rp 6,04 juta per meter persegi menjadi Rp 5,89 juta per meter persegi.

Sedangkan rumah pada kisaran Rp 800 Juta – Rp 1 miliar di Bogor, tercatat kenaikan di mana pada kuartal I 2017 ini, median harga mencapai Rp 7,36 juta per meter persegi. Angka ini naik 0,54 persen dari Rp 7,32 juta per meter persegi pada kuartal IV 2016 lalu.

“Pembangunan LRT untuk Bogor memang diharapkan dapat menjadi magnet penting untuk mendorong minat para pencari hunian terhadap daerah ini, khususnya bagi para komuter yang bekerja di Jakarta," lanjut Wasudewan.

Selain itu, Bogor juga memiliki kawasan industri seperti Cibinong Center Industrial Estate dan Bogorindo, sehingga kawasan ini juga menarik bagi pekerja di kawasan tersebut.

Karena itu, akan adanya Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) akan sangat menarik bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi ke arah Sukabumi.

"Tol ini bisa menghemat waktu tempuh akibat kemacetan saat ini yang bisa memakan waktu 4-5 jam menjadi sekitar 1 jam saja,” jelas Wasudewan.

Sekadar informasi, analisis dalam Rumah.com Property Index berdasarkan 400.000 listing yang diakses oleh 3,4 juta pengunjung yang membuka 17 juta halaman properti setiap bulan di Rumah.com.

Hingga saat ini, Rumah.com sudah membantu lebih dari 5,5 juta orang dalam mencari dan menemukan rumah idaman mereka di Indonesia, setiap bulannya.

(Baca: Pekerja Mau Ajukan Kredit Rumah DP 1 Persen ? Ini Caranya)

Kompas TV Presiden Joko Widodo meresmikan rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X