Bappenas Promosikan Investasi dan Pariwisata Indonesia di Australia - Kompas.com

Bappenas Promosikan Investasi dan Pariwisata Indonesia di Australia

Moh. Nadlir
Kompas.com - 22/06/2017, 19:02 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, saat wawancara bersama Kompas.com, Rabu (10/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia mempromosikan potensi investasi di bidang infrastruktur dan pariwisata Tanah Air ke investor Australia.

Promosi itu dilakukan ke berbagai kota besar di Australia, yakni Perth, Canberra, Sydney, Brisbane, dan Melbourne, bekerjasama dengan Australia-Indonesia Business Council (AIBC).

Hal itu diutarakan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/6/2017).

"Program promosi investasi ini mendapat sambutan positif dari sedikitnya 150 pengusaha ternama Australia dari berbagai sektor, mulai infrastruktur, manufaktur, jasa, dan sebagainya," kata Bambang.

Bambang tidak sendiri, ia juga ditemani Duta Besar RI untuk Australia Y Kristiarto S Legowo dan pejabat Indonesia lainnya di negeri Kangguru tersebut.

Ia berujar, promosi itu merupakan wujud dari tindak lanjut kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Australia dan hasil pembicaraan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, di Sydney pada Februari lalu.

“Promosi investasi ke Australia ini bertujuan menarik minat investor dari Australia ke Indonesia, khususnya di sektor infrastruktur dan pariwisata sebagai bagian dari prioritas Pemerintah Indonesia saat ini," kata Bambang.

Dalam lawatannya itu, Bambang juga mengungkapkan, bahwa ia mengadakan serangkaian pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi, setingkat Menteri Australia.

“Sektor pariwisata dan padat karya saat ini menjadi salah satu prioritas bagi Pemerintah Indonesia mengingat kontribusi ekonominya sangat signifikan dan menyerap banyak tenaga kerja. Pariwisata tercatat sebagai penyumbang devisa terbesar keempat setelah migas, batubara, dan minyak sawit," kata dia.

"Pemerintah Indonesia mendorong agar semakin banyak wisatawan Australia berkunjung ke berbagai destinasi pariwisata andalan Indonesia yang dikenal dengan ’10 Bali Baru’ termasuk Labuan Bajo dan Flores,” tutup Bambang.

PenulisMoh. Nadlir
EditorMuhammad Fajar Marta
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM