IHSG Pecahkan Rekor Baru, Ini Kata Jokowi... - Kompas.com

IHSG Pecahkan Rekor Baru, Ini Kata Jokowi...

Kompas.com - 04/07/2017, 16:20 WIB
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Presiden Joko Widodo saat meninggalkan ruangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/7/2017). Kedatangan Presiden Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja dan dialog ekonomi dengan para pelaku pasar modal.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengapresiasi naiknya Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) pada Senin (3/7/2017) kemarin, yang menyentuh rekor baru di level 5.910,23.

Apresiasi itu bahkan tetap diberikan meskipun pada Selasa (4/7/2017) ini, IHSG terpantau dibuka memerah ke level 5.886,72.

"IHSG kita kan tembus ke 5.900, meskipun yang namanya IHSG itu bisa naik dan bisa turun," ujar Jokowi di Gedung BEI, Jakarta, Selasa siang.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/7/2017). Kedatangan Presiden Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja dan dialog ekonomi dengan para pelaku pasar modal.
"Artinya apa? Pasar menilai Indonesia memiliki prospek yang bagus untuk berinvestasi. Kita mendapat kepercayaan bahwa ekonomi kita dipersepsikan cukup baik," lanjut dia.

Kepercayaan investasi itu, lanjut Jokowi, juga tergambar pada arus uang yang masuk ke Indonesia.

Data yang didapat Jokowi, capital inflow enam bulan 2017 ini sama seperti sepanjang tahun 2016 lalu.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Presiden Joko Widodo bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani saat meninggalkan ruangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/7/2017). Kedatangan Presiden Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja dan dialog ekonomi dengan para pelaku pasar modal.
"Saya dapat informasi, arus uang masuk satu tahun 2016 itu Rp 126 triliun, dari Januari sampai Desember. Nah tahun ini baru Januari sampai Juni saja sudah Rp 124 triliun. Padahal baru setengah tahun, sudah segitu," ujar dia.

Jokowi pun minta momentum tersebut dijaga dengan baik agar betul-betul memberikan manfaat kepada negara.


EditorBambang Priyo Jatmiko

Close Ads X