Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Permintaan Keramik Murah Terus Bertambah

Kompas.com - 04/04/2011, 10:51 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Permintaan atas keramik murah terus meningkat. Atas dasar itu, produsen keramik murah, yakni PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) menambah kapasitas produksinya dari 38,87 juta meter persegi menjadi 40,87 juta meter persegi.

Direktur Utama PT Arwana Citramulia, Tandean Rustandy mengungkapkan hal tersebut di Serang, Banten, Jumat (1/4/2011). Menurut Tandean, Arwana adalah produsen keramik terbesar di Indonesia. Namun, produk keramiknya tidak dipasarkan di kota besar, namun di kota-kota kecil. Itu dimungkinkan karena Arwana memfokuskan pemasarannya pada pangsa kelas menengah ke bawah.

"Penambahan kapasitas yang kami lakukan bukan karena ingin memperbesar pasar, namun karena permintaan pasar terus membesar. Meskipun utilisasi pabrik kami sudah 100 persen, namun kenaikan kapasitas pabrik ini, kami harap akan membuat harga lebih rendah di konsumen," katanya.

Arwana menambah pabrik baru yang diberi nama Plant IIC Extension di Desa Kibin, Cikande, Serang, Banten. Tambahan pabrik ini menempatkan Arwana sebagai produsen keramik ke-15 terbesar dunia saat ini.

Arwana merupakan pabrik keramik nasional yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak 2001. Perusahaan ini memiliki tiga pabrik, yakni Plant I di Tangerang, Plant II di Cikande-Serang, dan Plant III di Gresik, Jawa Timur. Ketiganya dilaporkan mencapai tingkat utilitas 100 persen.

Kombinasi produksi dari ketiga pabrik, termasuk dengan adanya tambahan dari Plant IIC, menyebabkan Arwana mampu memproduksi keramik sebanyak 40,87 juta meter persegi per tahun. Seluruhnya dipasarkan dengan merk Arwana Ceramic Tiles.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com