Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Naik Tipis 2 Poin, IHSG Tembus 5.000

Kompas.com - 18/04/2013, 12:35 WIB
Didik Purwanto

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi pertama Kamis (18/4/2013) akhirnya menembus level 5.000 dengan hanya naik tipis 2 poin. IHSG masih dipengaruhi sentimen negatif bursa regional dan global.

Berdasarkan data dari Indo Premier Securities, IHSG hanya naik 1,77 poin ke 5.000,42. Sepanjang perdagangan IHSG masih masuk zona merah. IHSG naik di level tertinggi ke 5.001,36 dan berada di level terendahnya dengan turun 23 poin ke 4.975,29. Ada 121 saham naik, 272 saham turun, 114 saham stagnan dan 149 saham tidak diperdagangkan.

IHSG diperdagangkan sebanyak 75.071 kali transaksi, sebesar 2,857 miliar lembar saham dengan nilai Rp 2,443 triliun. Asing tercatat net buy Rp 49 miliar. Mayoritas sektor saham naik, yang dimotori oleh misc industry 1,19 persen, properti 0,71 persen, agriculture 0,48 persen, pertambangan 0,34 persen dan perdagangan 0,27 persen.

Sementara sektor saham yang turun yaitu infrastruktur 1,02 persen, konsumer 0,38 persen dan industri dasar 0,17 persen. Indeks LQ45 turun 0,98 poin (0,12 persen) ke 847, indeks JII turun 0,84 poin (0,13 persen) ke 672 dan indeks Kompas100 turun 0,16 poin (0,01 persen) ke 1.093.

Saham-saham yang menjadi penguat IHSG antara lain CPIN 2,1 persen, PGAS 1,7 persen, MNCN 1,6 persen, JSMR 1,6 persen dan ICBP 1,5 persen. Sedangkan saham-saham yang menjadi pemberat IHSG antara lain TLKM 3,8 persen, GGRM 2 persen, INTP 1,7 persen, MAPI 1,7 persen dan GIAA 1,6 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Siapa Hendry Lie, Pendiri Sriwijaya Air yang Jadi Tersangka Korupsi Timah Rp 271 Triliun?

Siapa Hendry Lie, Pendiri Sriwijaya Air yang Jadi Tersangka Korupsi Timah Rp 271 Triliun?

Whats New
Inflasi Lebaran 2024 Terendah dalam 3 Tahun, Ini Penyebabnya

Inflasi Lebaran 2024 Terendah dalam 3 Tahun, Ini Penyebabnya

Whats New
Transformasi Digital, BRI BRI Raih Dua 'Award' dalam BSEM MRI 2024

Transformasi Digital, BRI BRI Raih Dua "Award" dalam BSEM MRI 2024

Whats New
Emiten Buah Segar BUAH Targetkan Pendapatan Rp 2 Triliun Tahun Ini

Emiten Buah Segar BUAH Targetkan Pendapatan Rp 2 Triliun Tahun Ini

Whats New
SYL Gunakan Anggaran Kementan untuk Pribadi, Stafsus Sri Mulyani: Tanggung Jawab Masing-masing Kementerian

SYL Gunakan Anggaran Kementan untuk Pribadi, Stafsus Sri Mulyani: Tanggung Jawab Masing-masing Kementerian

Whats New
Saat Sri Mulyani Sampai Turun Tangan Urusi Kasus Alat Tunanetra SLB yang Tertahan Bea Cukai

Saat Sri Mulyani Sampai Turun Tangan Urusi Kasus Alat Tunanetra SLB yang Tertahan Bea Cukai

Whats New
Emiten Manufaktur Kosmetik VICI Catat Pertumbuhan Laba Bersih 20 Persen Menjadi Rp 47,1 Miliar pada Kuartal I-2024

Emiten Manufaktur Kosmetik VICI Catat Pertumbuhan Laba Bersih 20 Persen Menjadi Rp 47,1 Miliar pada Kuartal I-2024

Whats New
Jalankan Fungsi Perlindungan Masyarakat, Bea Cukai Banten Berantas Peredaran Barang Ilegal

Jalankan Fungsi Perlindungan Masyarakat, Bea Cukai Banten Berantas Peredaran Barang Ilegal

Whats New
Impor Bahan Baku Tepung Kini Cukup dengan Dokumen Laporan Surveyor

Impor Bahan Baku Tepung Kini Cukup dengan Dokumen Laporan Surveyor

Whats New
BUAH Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

BUAH Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

Whats New
Kementerian ESDM Tetapkan Harga Biodiesel Naik Jadi Rp 12.453 Per Liter

Kementerian ESDM Tetapkan Harga Biodiesel Naik Jadi Rp 12.453 Per Liter

Whats New
Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup Sampai Hari Ini

Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup Sampai Hari Ini

Whats New
Turun, Inflasi April 2024 Capai 3 Persen

Turun, Inflasi April 2024 Capai 3 Persen

Whats New
Harga Tiket Kereta Api 'Go Show' Naik Mulai 1 Mei

Harga Tiket Kereta Api "Go Show" Naik Mulai 1 Mei

Whats New
SMGR Kantongi Laba Bersih Rp 471,8 Miliar pada Kuartal I-2024 di Tengah Kontraksi Permintaan Semen Domestik

SMGR Kantongi Laba Bersih Rp 471,8 Miliar pada Kuartal I-2024 di Tengah Kontraksi Permintaan Semen Domestik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com