Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahun Ini, Metrodata Target Penjualan Tumbuh 11 Persen Menjadi Rp 11,1 Triliun

Kompas.com - 01/04/2016, 05:30 WIB
Aprillia Ika

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah perekonomian yang masih lesu, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menetapkan target penjualan tahun 2016 sebesar Rp 11,1 triliun atau bertumbuh sebesar 11 persen.

Pada 2015, penjualan perusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini mencapai Rp 9,96 triliun, atau meningkat 17,9 persen dibandingkan 2014 sebesar Rp 8,44 triliun.

Untuk meningkatkan penjualan tahun ini, perseroan akan fokus ke beberapa hal, seperti di 2015 lalu.

Perseroan akan meningkatkan proses distribusi dengan melakukan finalisasi dalam pembelian lahan guna pembangunan logistic centre.

Logistic centre ini dapat mendukung operasional distribusi Perseroan. Lahan yang sedang dinegosiasikan berada di kawasan pergudangan dengan luas sekitar 20.000 m2.

"Perseroan berupaya untuk meningkatkan kompetensinya di bidang logistik agar biaya pengelolaan gudang lebih efisien, dapat mendukung pertambahan portofolio produk dan tentunya investasi ini akan memberikan apresiasi atas nilai assets / properti tersebut," papar perseroan melalui keterangan pers ke Kompas.com.

Perseroan juga mendorong solusi komputasi awan dan aneka inovasi solusinya. Misal solusi Business Discovery, Mobile Enterprise Application Solution, serta CRM on the cloud.

Perseroan juga fokus ke penjualan solusi keamanan terhadap akses database TIK para pelanggan. Sejalan dengan ini, di tahun 2015, Perseroan telah memperoleh Sertifikasi ISO 27001-2013.

Perseroan menawarkan pengecekan keamanan informasi TIK para pelanggannya dengan melakukan “Penetration testing” dalam menentukan risiko keamanan informasi yang ada sebelum menentukan infrastruktur atau aplikasi apa saja yang harus ditingkatkan oleh pelanggan.

Kinerja 2015

Menurut laporan perseroan, pertumbuhan di 2015 terutama dikontribusikan oleh diversifikasi penjualan produk.

Yakni, dari penjualan smartphone dengan membentuk direktorat khusus, sehingga fokus dan mampu meningkatkan porsi penjualan smartphone dari 5 persen menjadi 15 persen dari total penjualan Perseroan.

Di 2015, perseroan berhasil membuka jalur distribusi smartphone 2 kali lipat dibandingkan tahun lalu (dari 400 menjadi 800 dealer). Sementara itu, jumlah dealer untuk produk TI telah mencapai lebih dari 1.500 dealer.

Perseroan juga memasarkan produk-produk tambahan, seperti gaming computer, smartphone, tablet, router serta beberapa produk TIK komersial lainnya.

Perseroan juga turut memasarkan produk-produk komponen dan accessories TIK, seperti external hard disk, memory card, dan lain-lain melihat potensi penjualan yang masih sangat prospektif.

Selama 2015, perseroan juga terus melanjutkan pengendalian terhadap biaya-biaya operasional perusahaan, sehingga pertumbuhan biaya operasional sebesar 12,6 persen lebih rendah dari peningkatan penjualan sebesar 17,9 persen.

Alhasil, Perseroan berhasil membukukan laba bersih di 2015 sebesar Rp 226,6 miliar, meningkat 27,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 177,8 miliar.

 

Kompas TV Prediksi IT di Tahun 2016


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Permendag 8/2024 Terbit, Wamendag Jerry: Tidak Ada Lagi Kontainer yang Menumpuk di Pelabuhan

Permendag 8/2024 Terbit, Wamendag Jerry: Tidak Ada Lagi Kontainer yang Menumpuk di Pelabuhan

Whats New
[POPULER MONEY] Sri Mulyani Panjat Truk Kontainer di Tanjung Priok | BLT Rp 600.000 Tidak Kunjung Dicairkan

[POPULER MONEY] Sri Mulyani Panjat Truk Kontainer di Tanjung Priok | BLT Rp 600.000 Tidak Kunjung Dicairkan

Whats New
Segera Dibuka, Ini Progres Seleksi PPPK 2024

Segera Dibuka, Ini Progres Seleksi PPPK 2024

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 68 Masih Dibuka, Simak Insentif, Syarat, dan Caranya

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 68 Masih Dibuka, Simak Insentif, Syarat, dan Caranya

Work Smart
OJK Luncurkan Panduan Strategi Anti-Fraud Penyelenggara ITSK

OJK Luncurkan Panduan Strategi Anti-Fraud Penyelenggara ITSK

Whats New
3 Cara Transfer BRI ke BNI, Bisa lewat HP

3 Cara Transfer BRI ke BNI, Bisa lewat HP

Spend Smart
5 Cara Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan secara Online

5 Cara Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan secara Online

Whats New
Simak 5 Tips Mengelola Keuangan untuk Pasutri LDM

Simak 5 Tips Mengelola Keuangan untuk Pasutri LDM

Earn Smart
Luhut Bilang, Elon Musk Besok Pagi Datang ke Bali, Lalu Ketemu Jokowi

Luhut Bilang, Elon Musk Besok Pagi Datang ke Bali, Lalu Ketemu Jokowi

Whats New
Sandiaga Soroti Pengerukan Tebing di Uluwatu untuk Resort, Minta Alam Jangan Dirusak

Sandiaga Soroti Pengerukan Tebing di Uluwatu untuk Resort, Minta Alam Jangan Dirusak

Whats New
Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM Bank Jateng

Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM Bank Jateng

Whats New
Toko Marine Hadirkan Platform untuk Tingkatkan 'Employee Benefit'

Toko Marine Hadirkan Platform untuk Tingkatkan "Employee Benefit"

Whats New
Cara Cetak Rekening Koran BCA, BRI, BNI, dan Bank Mandiri via Online

Cara Cetak Rekening Koran BCA, BRI, BNI, dan Bank Mandiri via Online

Spend Smart
Daftar UMK Kota Surabaya 2024 dan 37 Daerah Lain di Jawa Timur

Daftar UMK Kota Surabaya 2024 dan 37 Daerah Lain di Jawa Timur

Whats New
Menhub Pastikan Bandara Juanda Surabaya Siap Layani Penerbangan Haji 2024

Menhub Pastikan Bandara Juanda Surabaya Siap Layani Penerbangan Haji 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com