Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandara Palembang Ditargetkan Bisa Tampung 9 Juta Penumpang

Kompas.com - 13/10/2016, 21:38 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jumlah lalu lintas (traffic) penumpang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) diprediksi akan terus bertambah.

Tidak hanya perekonomian yang terus berkembang, gelaran pesta olahraga Asian Games 2018 pun diyakini akan meningkatkan lalu lintas penumpang.

Saat dirancang dan dibangun, kapasitas Bandara SMB II mampu menampung 3 juta penumpang.

Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura II (Persero) Bambang Murjatmodjo mengungkapkan, untuk mengimbangi peningkatan jumlah lalu lintas penumpang, maka dilakukan pengembangan kapasitas Bandara SMB II secara bertahap.

"Sekarang kapasitas 3 juta (penumpang) sudah terlampaui. Oleh sebab itu, Angkasa Pura II mengembangkan kapasitas bandara ini secara bertahap, tujuannya menuju ke 9 juta penumpang," jelas Bambang di kantor AP II Bandara SMB II, Palembang, Kamis (13/10/2016).

Pada kesempatan yang sama, General Manager Bandara SMB II Iskandar Hamid mengungkapkan, lalu lintas penumpang di Bandara SMB II saat ini sudah mencapai 3,4 juta penumpang padahal daya tampungnya hanya 3 juta penumpang.

Iskandar menjelaskan, saat ini ada 10 maskapai yang melayani penerbangan dari dan menuju Bandara SMB II.

Untuk penerbangan internasional, ada tiga maskapai yang melayani, yakni AirAsia, Jetstar, dan Singapore Airlines.

"Pergerakan satu hari terjadwal 108 (jadwal penerbangan). Di peak season termanfaatkan semua dan kondisi saat normal rata-rata pergerakan satu hari sekitar 98 sampai 100 (jadwal penerbangan)," ungkap Iskandar.

Ia menyatakan, jumlah pergerakan penumpang pada saat periode normal mencapai 10.000 hingga 11.000 orang penumpang.

Sementara itu, di periode liburan pergerakan penumpang bisa mencapai 16.000 hingga 17.000 orang.

"Ini akan meningkat lagi antara 6 sampai 10 persen, terutama mendekati kegiatan Asian Games," imbuh Iskandar.

Ia mengaku, saat ini baik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun Pemerintah Kota Palembang banyak menyelenggarakan kegiatan alias event, sehingga pergerakan dari dan menuju Palembang meningkat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Saham BBRI 'Nyungsep' 5 Persen, Investor 'Buy' atau 'Hold'?

Harga Saham BBRI "Nyungsep" 5 Persen, Investor "Buy" atau "Hold"?

Whats New
Cara Hapus Daftar Transfer di BCA Mobile

Cara Hapus Daftar Transfer di BCA Mobile

Work Smart
Perkuat Stabilitas Rupiah di Tengah Ketegangan Dunia

Perkuat Stabilitas Rupiah di Tengah Ketegangan Dunia

Whats New
Bantu Industri Hadapi Risiko Geopolitik, PGN Bakal Bangun Hub Optimalkan LNG Lintas Negara

Bantu Industri Hadapi Risiko Geopolitik, PGN Bakal Bangun Hub Optimalkan LNG Lintas Negara

Whats New
Mendag Musnahkan 27.078 Ton Produk Baja Ilegal Milik PT Hwa Hook Steel

Mendag Musnahkan 27.078 Ton Produk Baja Ilegal Milik PT Hwa Hook Steel

Whats New
Survei BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan Tumbuh pada Kuartal I-2024

Survei BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan Tumbuh pada Kuartal I-2024

Whats New
Bangun Ekosistem Hunian Terintegrasi Internet, Perumnas Gandeng Telkomsel

Bangun Ekosistem Hunian Terintegrasi Internet, Perumnas Gandeng Telkomsel

Whats New
Kalog Express Layani Pengiriman 3.186 Ton Barang Selama Lebaran 2024

Kalog Express Layani Pengiriman 3.186 Ton Barang Selama Lebaran 2024

Whats New
Bank Sentral Jepang Pertahankan Suku Bunga

Bank Sentral Jepang Pertahankan Suku Bunga

Whats New
Temukan Jaringan Narkotika di Tangerang, Bea Cukai dan BNNP Banten Musnahkan 21 Kg Sabu

Temukan Jaringan Narkotika di Tangerang, Bea Cukai dan BNNP Banten Musnahkan 21 Kg Sabu

Whats New
Dorong UMKM 'Go Global', Pertamina Kembali Gelar UMK Academy 2024

Dorong UMKM "Go Global", Pertamina Kembali Gelar UMK Academy 2024

Whats New
Mata Uang Polandia Bukan Euro meski Gabung Uni Eropa, Apa Alasannya?

Mata Uang Polandia Bukan Euro meski Gabung Uni Eropa, Apa Alasannya?

Whats New
Bersinergi Bersama, Bea Cukai dan BNN Usut Tuntas 4 Kasus Peredaran Sabu dan Ganja di Jateng

Bersinergi Bersama, Bea Cukai dan BNN Usut Tuntas 4 Kasus Peredaran Sabu dan Ganja di Jateng

Whats New
Dana Asing Rp 29,73 Triliun Cabut dari Indonesia, Ini Kata Sri Mulyani

Dana Asing Rp 29,73 Triliun Cabut dari Indonesia, Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Pelita Air Buka Rute Langsung Jakarta-Kendari, Simak Jadwalnya

Pelita Air Buka Rute Langsung Jakarta-Kendari, Simak Jadwalnya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com