Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bahana Securities Targetkan Penjaminan Emisi Tumbuh 10 Persen pada 2017

Kompas.com - 16/02/2017, 20:48 WIB
Estu Suryowati

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bahana Securities menargetkan penjaminan emisi saham dan obligasi tahun ini bisa meningkat 10 persen dibandingkan 2016. Presiden Direktur Bahana Securities Feb Sumandar mengatakan, sepanjang tahun lalu ada enam deal untuk penerbitan saham yang dilakukan Bahana Securities dengan total emisi sebesar Rp 22,6 triliun.

Pada tahun lalu, Bahana Securities juga melaksanakan 29 deal untuk penerbitan obligasi dengan total emisi sekitar Rp 54,9 triliun.

"Pada tahun ini, target emisi saham minimal tumbuh 10 persen dibandingkan tahun 2016. Target emisi obligasi juga tumbuh 10 persen dibandingkan 2016," kata Feb dalam seminar "Prospek Bisnis dan Prediksi Pasar 2017", di Jakarta, pada Kamis (16/2/2017).

Jika target tersebut tercapai, maka emisi saham tahun ini menjadi sebesar Rp 24,86 triliun, sedang emisi obligasi mencapai sebesar Rp 60,39 triliun.

Feb menambahkan, hingga awal Februari 2017, Bahana Securities telah menerima mandat untuk membantu lima perusahaan yang akan melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), dan enam perusahaan yang akan menerbitkan obligasi.

Bahana Securities hingga bulan ini juga telah menerima mandat untuk membantu dua perusahaan yang akan melakukan penawaran saham baru atau rights issue, serta satu perusahaan yang berencana melakukan tender offer atau go private.

Di samping menerima mandat untuk pelaksanaan IPO, rights issue, penerbitan obligasi serta go private, Bahana Securities juga tengah memproses dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan merger and acquisition (MNA).

Kedua perusahaan akan melakukan ekspansi di luar negeri, yaitu satu perusahaan di kawasan Asia Tenggara dan satu perusahaan di Timur Tengah. Sayangnya, Feb masih merahasiakan BUMN di sektor apa yang akan melakukan akuisisi di luar negeri.

Akan tetapi dia menuturkan, satu perusahaan kemungkinan akan menyelesaikan proses pada Maret ini. "Satu perusahaan itu yang akan ke Timur Tengah. Kami sudah mulai persiapannya akhir tahun lalu," kata Feb.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com