Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Orang Muda Indonesia Jadi Daya Tarik Investor

Kompas.com - 13/02/2014, 11:38 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengatakan Indonesia memiliki daya saing dengan negara-negara lainnya karena ditopang beberapa aspek, yakni sumber daya alam, budaya, dan sumber daya manusia.

Mari menjelaskan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi pihak asing. Besarnya persentase masyarakat usia produktif dan kaum muda menjadi penyumbang besar kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Di Indonesia 60 persen masyarakat tergolong kategori usia produktif dan 27 persen adalah usia muda. Ini adalah sebuah potensi pasar yang besar," kata Mari di Jakarta, Kamis (13/2/2014).

Dengan besarnya jumlah golongan masyarakat usia produktif dan meningkatnya jumlah golongan kelas menengah, maka Indonesia merupakan sebuah pasar dan potensi yang amat besar.  "Diperkirakan pada tahun 2030, 90 juta orang Indonesia akan bergabung ke golongan masyarakat kelas menengah," ujar Mari.

Generasi muda, kata Mari, merupakan konsumen sekaligus penyedia industri, khususnya industri yang bersifat kreatif. Mereka, lanjutnya, yang mendorong peningkatan daya saing Indonesia. "Generasi muda ini selalu mengedepankan dan menginginkan transparansi pemerintahan yang baik. Mereka sangat peka terhadap teknologi. Mereka juga bangga menjadi orang Indonesia, dengan kecintaan dan keinginan mereka untuk melestarikan budaya," papar dia.

Bonus demografi yang dimiliki Indonesia tidak hanya tantangan, tapi juga kesempatan Indonesia untuk meneruskan pertumbuhan. "Generasi muda yang sangat potensial ini target pasar yang besar. Mereka tidak hanya sebagai pihak di sisi demand, tapi juga supply," kata Mari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kementerian PUPR Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Syaratnya

Kementerian PUPR Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Syaratnya

Work Smart
Juwara, Komunitas Pemberdayaan Mitra Bukalapak yang Antarkan Warung Tradisional Raih Masa Depan Cerah

Juwara, Komunitas Pemberdayaan Mitra Bukalapak yang Antarkan Warung Tradisional Raih Masa Depan Cerah

BrandzView
Rupiah Melemah Tembus Rp 16.200 Per Dollar AS, Apa Dampaknya buat Kita?

Rupiah Melemah Tembus Rp 16.200 Per Dollar AS, Apa Dampaknya buat Kita?

Whats New
Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Whats New
Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Whats New
Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Whats New
Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Whats New
Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Whats New
Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Whats New
Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Signifikansi 'Early Adopters' dan Upaya 'Crossing the Chasm' Koperasi Multi Pihak

Signifikansi "Early Adopters" dan Upaya "Crossing the Chasm" Koperasi Multi Pihak

Whats New
Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com