Infrastruktur Depok Pikat Pengembang - Kompas.com

Infrastruktur Depok Pikat Pengembang

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 18/03/2017, 17:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kota Depok kini tengah mengalami sejumlah pembangunan infrastruktur yang perkembangannya cukup pesat. Ternyata, upaya Depok untuk bersolek ini menarik perhatian para pengembang.

"Akses yang mudah untuk menjangkau Ibu Kota Jakarta melalui Commuter Line, bus Trans Jakarta, serta hadirnya tol Cinere- Jagorawi dan Depok-Antasari menjadi nilai tambah kawasan ini," kata Ketua DPRD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat Irfan Firmansyah dalam pernyataan resmi, Sabtu (18/3/2017).

Irfan mengatakan, pembangunan properti baik hunian maupun komersial di kawasan tersebut sangat pesat karena daya serap pasarnya juga tinggi.

Daya tarik kota Depok bagi pengembang properti pun lantaran hadirnya infrastruktur jalan tol Cinere- Jagorawi (Cijago) dan Depok-Antasari (Desari). Kedua ruas tol itu diprediksi mendorong pertumbuhan properti di Depok.

Hadirnya jalan tol yang saat ini tengah dalam proses pembangunan pembangunan itu pun berhasil mendongrak nilai tanah di kawasan ini sekitar 20 persen setiap tahunnya.

Direktur Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengakui, kehadiran jalan tol di Depok membuat harga lahan di kawasan ini terdongkrak cukup tinggi, terutama di kawasan Margonda, Jalan Juanda dan sekitarnya.

Sehingga, di kawasan tersebut pembangunan harus vertikal. Adapun untuk hunian seperti perumahan kini bergeser ke arah lebih jauh ke selatan, yakni Sawangan dan Bojonggede.

"Kalau pada era tahun 2003 proyek apartemen di koridor Margonda hanya menyasar pasar sewa mahasiswa, maka dalam beberapa tahun terakhir ini pasar properti di kawasan ini sudah mulai menyasar keluarga muda," ungkap Ali.

Tol Depok

 

Adapun Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Herry Trisaputra Zuna menyatakan, Jalan Tol Cijago Seksi II (Jalan Raya Bogor - Kukusan) ditargetkan selesai akhir 2017.

Jalan tol ini terdiri atas dua bagian yakni Margonda-Cisalak dan Margonda Kukusan dengan progres konstruksi masing-masing mencapai 68 dan 50 persen.

Tol Cijago terdiri atas tiga seksi. Seksi I (Cimanggis-Jalan Raya Bogor) sudah beroperasi pada 2012, adapun Seksi III (Kukusan-Cinere) masih dalam proses pembebasan lahan. Akses keluar masuk tol akan berlokasi di Jalan Raya Bogor, Margonda, dan Cinere.

Di samping itu, Herry juga mengatakan pembangunan jalan tol Depok-Antasari seksi I Antasari-Brigif ditargetkan selesai akhir 2017. Saat ini penyelesaian konstruksi sudah mencapai 49,5 persen dengan pembebasan lahan 97 persen.

"Jalan tol Depok-Antarasari terdiri dari dua seksi meliputi Brigif-Sawangan masih dalam proses pembebasan lahan 28 persen," tutur Herry.

PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X