Pupuk Indonesia Kembangkan Sektor Pertanian di Wilayah Indonesia Timur - Kompas.com

Pupuk Indonesia Kembangkan Sektor Pertanian di Wilayah Indonesia Timur

Pramdia Arhando Julianto
Kompas.com - 06/05/2017, 18:40 WIB
Dok Kementan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri penen raya di Wapeko, Merauke, Minggu (10/5/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) tengah melakukan sejumlah langkah untuk mendukung program pertanian di Kabupaten Merauke, Papua.

Pupuk Indonesia melakukan riset di lahan seluas 200 hektar di SP 9, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. 

Di distrik tersebut Pupuk Indonesia melakukan kegiatan-kegiatan penelitian dan kajian terkait aspek pemupukan, pengelolaan sawah, produktivitas, hingga aspek pemasaran.

Kepala Corporate Communication PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana mengatakan Pupuk Indonesia melakukan riset lahan untuk peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Merauke.

“Upaya peningkatan produktivitas pertanian, tentunya diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi pangan nasional,” kata Wijaya melalui keterangan resmi kepada Kompas.com, Sabtu (6/5/2017).

Wijaya menegaskan, guna mendukung pengembangan sektor pertanian di wilayah Indonesia timur tersebut, pihaknya terus menjaga pasokan pupuk selalu sesuai dengan kebutuhan, dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian di Distrik Tanah Miring.

“Tahun ini alokasi pupuk subsidi untuk wilayah Papua sebanyak 1.990 ton," ungkap Wijaya. 

Pupuk Indonesia menempatkan secara khusus PT Pupuk Indonesia Pangan sebagai pengelola area pengembangan lahan pertanian, serta turut melibatkan anak usahanya seperti PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik, guna menyalurkan pupuk baik subsidi maupun non subsidi untuk petani di Kabupaten Merauke. 

Wijaya berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi anggota holding PT Pupuk Indonesia untuk terus meningkatkan kerjasama dengan pihak lain yang saling menguntungkan serta dapat mengadakan unit usaha kegiatan di bidang pertanian.

"Melalui sinergi semacam ini, kami yakin akan dapat mendorong kinerja holding secara keseluruhan," pungkasnya.

(Baca: Amankan Stok Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Tambah Jumlah Gudang)

Kompas TV Sindikat penjualan pupuk palsu beromzet puluhan miliar rupiah ini diungkap polisi.

 

PenulisPramdia Arhando Julianto
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X